Connect with us

Politik

Dede Yusuf Dorong Pemerintah Percepat Pemulihan Bencana dan Relokasi Warga Agam

Published

on

Perkuat Dukungan bagi Daerah Terdampak Bencana

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menegaskan negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu memastikan penanganan serta pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal, termasuk di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang masih membutuhkan dukungan anggaran untuk melanjutkan proses pemulihan.

“Hari ini saya mendengar ada Menteri ATR/BPN juga datang ke daerah Agam untuk membantu melakukan penyelesaian bencana-bencana yang ada. Kami pernah meminta tambahan untuk Aceh misalnya, sekarang juga untuk Agam juga saat ini sudah dilakukan pemerintah melalui tambahan anggaran,” ujarnya saat mengikuti kunjungan kerja spesifik di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (6/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan bahwa daerahnya menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak bencana cukup berat di Sumatera Barat. Proses pemulihan saat ini masih berlangsung dengan dukungan TKD tambahan dari pemerintah pusat. Sebelumnya, Pemkab Agam juga telah menggunakan dukungan TKD untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah infrastruktur terdampak bencana.

Namun, Benni mengungkapkan kebutuhan pemulihan masih besar, sementara kemampuan fiskal daerah pada 2027 terbatas. Kondisi itu antara lain berdampak pada kemampuan daerah membiayai perbaikan jalan dan jembatan yang belum sepenuhnya pulih.

“Yang pertama, kami laporkan bahwa kabupaten Agam memang termasuk bencana yang paling berat di Sumatera Barat. Ini kita sekarang sedang melaksanakan recovery dengan dana TKD tambahan. Namun, sekarang kan, untuk 2027 itu TKD kita tetap turun. Jadi sementara, bencana kita masih banyak, susulan terus terjadi jadi jalan-jalan, jembatan masih belum sempurna semuanya. Jadi kami berharap masih ada dana TKD tambahan,” ujar Benni.

Advertisement

Menanggapi aspirasi tersebut, Dede menekankan dukungan anggaran harus diarahkan untuk mempercepat penyelesaian persoalan yang langsung menyangkut kehidupan warga. Salah satu prioritasnya ialah memastikan masyarakat terdampak tidak berbulan-bulan tinggal tanpa hunian yang layak.

“Nah, prinsip dasar utama jangan biarkan masyarakat tidak memiliki tempat tinggal yang layak selama berbulan-bulan. Nanti itu harus diselesaikan. Saya masih ingat di dapil saya sendiri di Cisarua, itu yang keluarga terkena longsor, sampai sekarang masih belum dapat relokasi tanah,” kata Legislator dapil Jawa Barat II itu.

Dede menilai persoalan administrasi maupun status aset tidak semestinya membuat proses penanganan masyarakat terdampak bencana berlarut-larut. Menurutnya, berbagai skema dapat ditempuh pemerintah untuk mempercepat penyediaan tempat tinggal, termasuk melalui relokasi maupun pemanfaatan sementara aset yang tersedia.

“Tanah yang disiapkan, itu tidak mau dipinjamkan dengan alasan karena sudah masuk dalam aset negara yang harus melakukan pelaporan terhadap Menteri Keuangan dan sebagainya. Tapi menurut saya nomor satu yang harus kita tolong adalah rakyat terlebih dahulu,” tegasnya.

Karena itu, Dede mendorong pemerintah pusat dan daerah mencari skema penyelesaian yang paling memungkinkan agar kebutuhan masyarakat terdampak tidak terhambat persoalan administratif.

Advertisement

“Jadi apakah bentuknya relokasi, apakah sewa pakai atau apapun juga, negara melalui pemerintah dan pemerintah daerah itu harus segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan bencana alam. Itu kita apresiasilah apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah Provinsi Sumatera Barat,Kabupaten dan Pemerintah Pusat,” pungkas Politisi Fraksi Partai Demokrat itu. (gal/aha)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gaji P3K Ditanggung Pusat Jangan Bikin Jebol APBN, Legislator: Perlu Teknis yang Jelas Gaji P3K Ditanggung Pusat Jangan Bikin Jebol APBN, Legislator: Perlu Teknis yang Jelas
Politik7 jam ago

Gaji P3K Ditanggung Pusat Jangan Bikin Jebol APBN, Kamarudin Watubun: Perlu Teknis yang Jelas

Anggota Komisi II DPR RI, Kamarudin Watubun menyoroti wacana peralihan beban gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dari daerah...

Tokoh7 jam ago

Jamaluddin Idham, Meniti Jalan Pengabdian dari Nagan Raya hingga Senayan

Jamaluddin Idham, S.H., M.H. merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh I. Politikus PDI Perjuangan ini...

BK DPR Sambut Peserta MagangHub, untuk Siapkan SDM Unggul Dunia Kerja BK DPR Sambut Peserta MagangHub, untuk Siapkan SDM Unggul Dunia Kerja
Politik7 jam ago

BK DPR RI Sambut Peserta MagangHub, untuk Siapkan SDM Unggul Dunia Kerja

Badan Keahlian (BK) DPR RI secara resmi menerima peserta MagangHub Kemnaker RI Angkatan 2 Batch II dari berbagai perguruan tinggi...

Amelia Anggraini Desak Kejelasan Norma dalam RUU KKS Amelia Anggraini Desak Kejelasan Norma dalam RUU KKS
Politik7 jam ago

Amelia Anggraini Tekankan Pentingnya Kejelasan Norma dalam RUU KKS

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menekankan pentingnya kejelasan norma dan pembagian tanggung jawab dalam Pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan...

Tekankan Tertib Administrasi, Komisi II Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga Tekankan Tertib Administrasi, Komisi II Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga
Politik7 jam ago

Tekankan Tertib Administrasi, Aria Bima Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menyoroti pentingnya pengamanan, kepastian hukum, serta optimalisasi pemanfaatan aset Pemerintah Provinsi Jambi...

Puteri Komarudin Dorong BPK Perkuat Pemeriksaan di Era AI Puteri Komarudin Dorong BPK Perkuat Pemeriksaan di Era AI
Politik7 jam ago

Puteri Komarudin Dorong BPK RI Perkuat Pemeriksaan di Era AI

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendorong Anggota BPK RI terpilih periode 2026–2031 memperkuat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk...

Bambang Patijaya Usul Carbon Fraud Diatur dalam RUU Perubahan Iklim Bambang Patijaya Usul Carbon Fraud Diatur dalam RUU Perubahan Iklim
Politik7 jam ago

Bambang Patijaya Usulkan Carbon Fraud Diatur dalam RUU Perubahan Iklim

Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengusulkan agar potensi carbon fraud diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Iklim. Menurutnya,...

Komisi XII: UU Perubahan Iklim Jadi Upaya Hadapi Dampak Krisis Iklim Komisi XII: UU Perubahan Iklim Jadi Upaya Hadapi Dampak Krisis Iklim
Politik7 jam ago

Sugeng Suparwoto: UU Perubahan Iklim Jadi Upaya Hadapi Dampak Krisis Iklim

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai diperlukan regulasi yang secara khusus mengatur mitigasi dan adaptasi perubahan iklim...

Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana
Politik7 jam ago

Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana

Dampak perubahan iklim semakin terasa melalui berbagai bencana yang mengancam keselamatan dan kehidupan masyarakat, mulai dari kekeringan, banjir hingga longsor....

Soroti Potensi Megathrust di Kebumen, Taufiq Abdullah Dorong Penguatan EWS hingga Revisi UU Bencana Soroti Potensi Megathrust di Kebumen, Taufiq Abdullah Dorong Penguatan EWS hingga Revisi UU Bencana
Politik7 jam ago

Soroti Potensi Megathrust di Kebumen, Taufiq R Abdullah Dorong Penguatan EWS hingga Revisi UU Bencana

Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Taufiq R. Abdullah menyoroti potensi bencana alam yang bisa terjadi di Kabupaten...