Connect with us

Politik

Farhan Ingatkan soal Netralitas TNI dalam Pemilu

Published

on

JAKARTA (8 November): Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Farhan, mengatakan uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, akan berbeda dari sebelumnya. Fit and proper test akan lebih fokus ke pengamanan pemilu.

Farhan mengatakan, materi fit and proper test dua Panglima TNI terdahulu, yakni Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Laksamana Yudo Margono berfokus pada pengamanan teritorial atau wilayah.

“Kalau materi fit and proper test Jenderal Agus Subiyanto ini betul-betul fokusnya pengamanan pada persiapan Pemilu 2024,” kata Farhan di Jakarta, Selasa (7/11).

Farhan juga menyoroti perubahan jadwal tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Ia menegaskan, apabila pilkada dilakukan pada Agustus-November 2024, maka tidak akan ada DPRD.

“Semuanya berpusat, fungsi legislasi daerah dan fungsi eksekutif daerah berpusat di pj (penjabat) kepala daerah, baik fungsi eksekutif maupun legislatif. Dan kepala daerah baru dilantik Januari 2025. Jadi, TNI kalau tidak netral dan tidak jaga stabilitas, bisa ambyar ini negara,” tukas Farhan.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Agus Subiyanto, akan segera diundang DPR RI untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Panglima TNI. Agus akan menggantikan Laksamana Yudo Margono yang akan memasuki masa purna tugas pada Minggu (26/11/2023). (dis/*)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *