Connect with us

Politik

Jaga Pasar Domestik, Gobel Minta Tim Negosiasi tidak Longgar

Published

on

JAKARTA (5 Mei): Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, mengingatkan Pemerintah Indonesia dan tim negosiasi agar tidak terlalu longgar memberikan apa yang diinginkan oleh Amerika Serikat (AS).

“Jaga pasar domestik kita. AS bersikap begitu karena mereka juga menjaga pasarnya. Pasar adalah senjata untuk bernegosiasi,” ujar Gobel, Minggu (4/5/2025).

Meski negosiasi memiliki tujuan baik, kata Gobel, pemerintah harus memikirkan kepentingan pasar dalam negeri dan para pengusaha lokal.

Gobel menyoroti rencana Presiden Prabowo membuka keran impor.
Pemerintah perlu berhati-hati dalam membuat kebijakan terkait perdagangan, karena impor yang terlalu bebas, termasuk tekstil akan membuat industri tekstil nasional kolaps.

Mengutip data organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO) 2025, kata Gobel, kebijakan non-tariff measures (NTMs) Indonesia sudah paling rendah di antara sejumlah negara ASEAN dan negara ekonomi maju.

Advertisement

NTMs merupakan pengaturan ketentuan-ketentuan pembatasan dalam perdagangan internasional yang melibatkan semua aspek kecuali tarif.

Indonesia berada di peringkat ke-31 untuk penerapan kebijakan NTMs, dengan total 207 kebijakan. Bandingkan dengan Singapura yang memiliki 210 kebijakan NTMs, Thailand 661 NTMs, dan Filipina 562 NTMs. Yang paling tinggi adalah AS yang masih memiliki 4.597 kebijakan NTMs untuk melindungi perekonomiannya.

“Indonesia sudah terlampau terbuka. Kita mau buka apa lagi? Kita sudah terlampau bebas,” kata Gobel mengingatkan.

Terkait pelonggaran Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Gobel menilai berkembangnya TKDN akan mendorong industri untuk memproduksi barang-barang di dalam negeri.

Tidak semata mengejar lapangan kerja, imbuh Gobel, tetapi juga kemampuan untuk mengembangkan produk yang memiliki daya saing. Bahkan, untuk sektor otomotif, TKDN Indonesia sudah pada tier 5, dan itu sangatlah kuat.

Advertisement

Sejauh ini DPR RI belum diajak berbicara dan mendiskusikan hal itu oleh pemerintah. Dalam posisinya sebagai pengawas, DPR seharusnya bisa ikut membahas dan memberikan masukan untuk kepentingan negosiasi pemerintah dan para pelaku bisnis.

Gobel sudah meminta pimpinan Komisi VI agar DPR bisa berdialog dengan tim negosiator Pemerintah Indonesia. Namun jawabannya tidak memuaskan, baru akan dijadwalkan setelah tim selesai bernegosiasi dengan AS pada Mei. (NTMs) Indonesia sudah yang paling rendah di antara sejumlah negara ASEAN dan negara ekonomi maju. (Yudis/*)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik2 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik2 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik2 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik2 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik2 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik2 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik2 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik2 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik2 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik2 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...