Internasional
Jokowi Dianggap Navigator Politik Hebat, Terpilih Sebagai ‘Asian of the Year 2019’
Kabarpolitik.com.COM – Presiden Joko Widodo, dinobatkan sebagai The Straits Times ‘Asian of the Year 2019, oleh surat kabar ternama Singapura, The Straits Times.
Jokowi tidak hanya dianggap sosok sederhana dan berwibawa, ia juga dinilai sangat berjasa sebagai ujung tombak mengembangkan Asean Outlook di Indo-Pasifik. Sebuah dokumen yang diadopsi oleh 10 negara blok pada bulan Juni, yang menegaskan kembali sentralitasnya di kawasan di tengah persaingan strategis antara Amerika Serikat dan China.
Jokowi bahkan disebut sebagai navigator politik hebat, karena ketangkasannya dalam menavigasi arus lalulintas politik dalam negeri yang rumit maupun urusan internasional.
Para editor yang dipimpin Pemimpin Redaksi Grup Media Bahasa Inggris / Melayu / Tamil Singapore Press Holdings dan editor The Straits Times, Warren Fernandez dalam laporannya mengatakan, jokowi memiliki kepribadian yang membumi, memiliki kemampuan untuk berhubungan dengan orang-orang. Punya jiwa empati terhadap rakyat.
“Dia (Jokowi) begitu dikagumi di negaranya. Di luar negeri, mereka memuji kemampuannya yang memandang ke luar cakrawala dan bergulat dengan tantangan strategis yang dihadapi negaranya dan wilayah,” tulis media ini seperti dikutip Kabarpolitik.com, beberapa jam lalu.
Para editor memuji perannya dalam menempatkan Indonesia di jantung Asean, blok regional beranggotakan 10 orang, dalam beberapa waktu terakhir. Para pemimpin negara anggota mengadopsi “Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik”, yang dirancang oleh Indonesia, pada KTT ASEAN di Bangkok pada bulan Juni dan yang mempertahankan posisi netral kelompok regional ditengah meningkatnya persaingan antara Cina dan Amerika Serikat untuk supremasi di negara tersebut.
“Adalah Pak Joko yang pertamakali memperkenalkan konsep kerjasama berdasarkan prinsip-prinsip utama, termasuk keterbukaan, inklusivitas, dan sentralitas Asean, pada KTT Asia Timur di Singapura pada November tahun lalu,” ulasnya.
Dalam lima tahun kedepan, para editor dalam panel itu mengatakan, Presiden akan menghadapi tantangan berat. Tetapi mereka yakin, Jokowi akan mampu melewati itu semua. Mulai dari menghidupkan kembali ekonomi yang lesu hingga memberantas korupsi yang meluas dan mengatasi meningkatnya ekstremisme agama.
“Jokowi tidak akan memberikan ruang atau kompromi dalam upayanya untuk membangun Indonesia yang demokratis, bebas korupsi, terbuka, toleran, dan inklusif,” tegasnya.[asa]
rn
Sourcern


