Connect with us

Politik

KPU Daerah Diperintah Abaikan Putusan Bawaslu

Published

on

Gedung KPU RI. Foto: Medcom.id/Fachri.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) memerintahkan jajarannya di daerah untuk menunda keputusan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang meloloskan eks napi korupsi nyaleg. Perintah itu dituangkan dalam surat edaran KPU (SE KPU).
 
Dalam surat edaran nomor 991/PL.01 4-SD/06/KPU/VIII/2018 KPU meminta KPU di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota serta Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh untuk tetap berpedoman pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 26 Tahun 2018 dalam proses pencalonan bakal calon anggota legislatif.
 
Dalam aturan tersebut, KPU melarang eks napi bandar narkoba, kekerasan seksual terhadap anak, dan korupsi maju sebagai bacaleg. KPU berpandangan aturan tersebut masih berlaku.
 
"Sampai saat ini masih berlaku serta belum ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan dua peraturan KPU tersebut bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," bunyi butir ketiga dalam SE KPU tersebut.
 
Atas pertimbangan tersebut, KPU memerintahkan jajarannya untuk menunda putusan Bawaslu di sejumlah daerah yang meloloskan eks napi korupsi nyaleg. KPU meminta putusan itu ditunda sampai ada putusan Mahkamah Agung (MA) terkait uji materi PKPU tersebut.

Baca: KPK Sesalkan Bawaslu Loloskan Eks Koruptor Nyaleg

Komisioner KPU Ilham Saputra membenarkan SE KPU ini. Dia mengatakan SE ini sudah dikirimkan ke KPU daerah sejak tanggal 31 Agustus 2018.
 
"Ya benar, sudah dikirimkan tanggal 31 Agustus 2018," kata Ilham ketika dikonfimasi.
 
Eks napi korupsi yang diloloskan Bawaslu sebagai bacaleg terus bertambah. Para eks koruptor ini lolos setelah mengajukan sengketa pencalonan bacaleg ke Bawaslu setempat.
 
Sejauh ini sudah ada tujuh bacaleg yang merupakan eks napi korupsi. Enam bacaleg itu lolos berdasarkan putusan Panwaslu di Aceh, Toraja Utara, Sulawesi Utara, Pare-pare, Rembang, dan Bulukumba.
 
Teraktual, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta juga turut meloloskan politisi Partai Gerindra, M Taufik sebagai bacaleg anggota DPRD DKI Jakarta.
 
Taufik merupakan mantan napi korupsi yang sempat divonis 18 bulan penjara lantaran terbukti korupsi Rp488 juta saat masih menjadi Ketua KPU DKI Jakarta.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...