Connect with us

Nasional

Minta Pandji Pragiwaksono Ditindak Tegas, Ketua PWNU Sulsel: Dia Buta Matanya

Fikri

Published

on

Kabarpolitik.com, MAKASSAR – Pernyataan aktor sekaligus komedian, Pandji Pragiwaksono yang membandingkan ormas Front Pembela Islam (FPI) dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah telah menjadi sorotan publik.

Pandji dalam penyataannya terkesan membela FPI dengan mengatakan FPI peduli terhadap masyarakat, sementara Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah terkesan elitis.

Menanggapi itu, Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Sulawesi Selatan, Hamzah Al Harun mengatakan, Pandji sengaja menyudutkan NU karena dia adalah salah satu pendukung FPI.

“Pernyataan Pandji seperti itu, memang secara kasat mata kita melihat memang sengaja menyudutkan NU dan Muhammadiyah, tapi saya kira tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Bahwa NU dan Muhammadiyah adalah organisasi besar sebagai pejuang kebangsaan dan keislaman, tidak hanya berjuang saat ini tapi sejak Indonesia merdeka. Kedua organisasi besar ini telah mengambil peran dan andil besar dalam memerdekakan Indonesia,” kata Hamzah saat dihubungi, Jumat (22/1/2020).

Hamzah menilai, penyataan Pandji akan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri yang tidak tahu apa-apa terkait NU dan Muhammadiyah.

“Ocehan-ocehan seperti ini akan mengembalikan panahnya ke Pandji sendiri, bahwa sebenarnya dia tidak mengetahui apa-apa,” tegasnya.

Bagi NU, lanjut Hamzah, Pandji hanyalah orang bodoh, sehingga tak perlu untuk menanggapi penyataannya secara berlebihan.

“Kalau orang bodoh itu menuduh kita macam-macam, tidak usah ditanggapi. Kalau kita ikut tanggapi, kita juga jadi bodoh,” tambahnya.

(Fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *