Connect with us

Jabodetabek

Pembudidaya Ikan Cupang di Jakut Berharap Dijembatani Capai Pasar Luar Negeri

Published

on

Budidaya ikan cupang semakin banyak diminati masyarakat di masa pandemi. Tak hanya mempunyai nilai ekonomis, keindahan dan variasi warna pada ikan hias tersebut juga diyakini bisa meredakan stres bagi orang yang melihatnya. Dengan berkembangnya tren budidaya ikan cupang, tak sedikit pula pembudidaya ikan cupang yang berhasil mengembangkan usahanya hingga ke mancanegara.

” Meski kondisi pandemi ternyata komunitas pembudidaya ikan cupang tetap eksis dan beberapa kali mengadakan kontes,”

Dari fenomena tersebut, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara menyelenggarakan talkshow bertema ‘Ikan Cupang Jakarta Utara Go Internasional’ secara daring, Kamis (10/6), yang diikuti sekitar 130 peserta.

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara, Suroto menuturkan, budi daya ikan cupang menjadi salah satu solusi yang bisa dilakukan masyarakat untuk menambah penghasilan di masa pandemi sekaligus bisa menumbuhkan wirausaha baru di Jakarta Utara.

Advertisement

“Ikan cupang menjadi satu ikan hias yang dikenal masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Meski kondisi pandemi ternyata komunitas pembudidaya ikan cupang tetap eksis dan beberapa kali mengadakan kontes,” ujar Suroto dalam kesempatan tersebut.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto menambahkan, hingga kini tercatat sebanyak 25 binaan dengan anggota masing-masing sekitar 10-12 yang tersebar di Jakarta Utara. Potensi pengembangan ikan cupang sangat terbuka karena dapat dilakukan di lahan kecil dan sesuai dengan kondisi iklim di Jakarta Utara.

“Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang pemeliharaannya tidak perlu lahan luas. Ikannya juga unik dan cantik sehingga banyak diminati masyarakat,” tuturnya.

Unang menilai, perkembangan budi daya ikan cupang sangat luar biasa di masa pandemi COVID-19 ini. Masyarakat bisa melakukannya di rumah dan untuk jual-belinya bisa dilakukan secara online. Oleh karena itu, talkshow ini diadakan dengan harapan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha budi daya ikan cupang.

Dalam talkshow tersebut dipaparkan materi terkait prosedur dan regulasi karantina hewan untuk keperluan ekspor. Materi ini dipaparkan oleh Pengendali Hama dan Penyakit Ikan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian KKP, Sari Edi.

Advertisement

Lalu, ada pula Ketua Imperial Betta Farm Kecamatan Cilincing, Jimi Candra, yang berbagi pengalamannya sebagai pembudidaya ikan hias di Jakarta Utara.

“Kami pembudidaya ikan cupang khususnya di Jakarta Utara berharap bisa dijembatani untuk melakukan ekspor dan mencapai pasar luar negeri,” ucap Jimi.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula pemilik Jotya Betta Gallery (JBG) atau JBG Transhipping Service sekaligus Direktur PT Akuatik Flona Nusantara Kreasi (NUSATIC), Joty Atmadjaja, yang membagikan pengalamannya sebagai eksportir ikan cupang. Joty yang juga juri kontes ikan cupang kelas internasional ini mengungkapkan, selama 20 tahun ini dirinya sudah membudidayakan ikan cupang hingga dipasarkan ke mancanegara.

“Perkembangan budidaya ikan cupang yang pesat membutuhkan orang-orang yang bisa melakukan penjualan sampai ke luar negeri. Sekarang eranya semua orang punya gadget dan ini bisa dimanfaatkan untuk berjualan ikan cupang hingga ke mancanegara,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, ekspor ikan cupang dari Indonesia menduduki peringkat lima besar di dunia. Hal ini dipengaruhi juga faktor banyaknya ragam dan jenis ikan cupang yang ada di Indonesia.

Advertisement

(bj/kp)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan DPR Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan
Politik4 hari ago

DPR RI Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran hutan...

Digugat ke MK, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara Digugat ke MK, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara
Politik4 hari ago

Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara

DPR RI berpandangan Pasal 27 dan Pasal 164 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara...

Dengar Masukan Pakar, Komisi III Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset Dengar Masukan Pakar, Komisi III Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset
Politik4 hari ago

Dengar Masukan Pakar, Komisi III DPR RI Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR RI terus mendalami berbagai masukan masyarakat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana...

Tantangan Besar Perlindungan Hak Cipta terkait dengan AI dan Seni Tari Tantangan Besar Perlindungan Hak Cipta terkait dengan AI dan Seni Tari
Politik4 hari ago

Melly Goeslaw Dorong Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI

Perkembangan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru dalam pelindungan hak cipta, mulai dari potensi penggunaan karya tanpa...

RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI
Politik4 hari ago

Ahmad Doli Kurnia Tandjung: RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyoroti urgensi pembaruan pelindungan karya intelektual yang kian rentan...

MKD DPR Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat MKD DPR Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat
Politik4 hari ago

MKD DPR RI Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI membuka ruang pengaduan masyarakat selama 24 jam terkait dugaan pelanggaran etik anggota DPR RI....

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik3 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik3 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik3 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik3 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...