Connect with us

Internasional

Peringati 2 Tahun Kudeta Militer Myanmar, Warga Pilih Mogok Senyap

Published

on

Kabarpolitik.com – Jalanan di Myanmar pada Rabu (1/2) tidak seperti biasanya. Begitu lengang. Hanya beberapa orang yang melintas.

Kendaraan juga sepi. Toko-toko tutup. Warga memang diminta berdiam diri di rumah. Mereka mengikuti seruan aktivis prodemokrasi. Yakni, mogok senyap untuk memperingati dua tahun kudeta militer di negara tersebut.

”Aksi ini dilakukan untuk membuktikan bahwa masyarakat tidak menerima pemilu curang yang sedang direncanakan militer.” Demikian bunyi unggahan Facebook aktivis Myanmar Tayzar San seperti dikutip BBC.

Seharusnya, pemilu digelar tahun ini. Penduduk ingin kembali ke pemerintahan sipil. Namun, junta militer menyebut negara tengah menghadapi situasi tidak biasa. Penduduk pun menjadi ragu bahwa pemilu akan digelar. Di pihak lain, serangan udara terhadap orang-orang yang mencoba melawan juga semakin brutal.

Thinzar Shunlei Yi, aktivis lainnya, menegaskan, aksi tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang meninggal karena melawan junta militer. Aksi itu sekaligus menjadi pesan bahwa militer seharusnya tidak memimpin Myanmar. Perlawanan di daerah-daerah pinggiran pun terus berlangsung hingga saat ini.

Advertisement

Berdasar data kelompok Asosiasi Pendampingan untuk Tahanan Politik, lebih dari 2.900 orang sudah dibunuh militer untuk menekan kelompok yang menentang. Sejak kudeta, sekitar 1,5 juta jiwa telah mengungsi, 40 ribu rumah dibakar, 8 juta anak-anak tidak lagi sekolah, dan 15 juta jiwa kekurangan pangan akut.

Sementara itu, bersamaan dengan aksi tersebut, Inggris, AS, Kanada, dan Australia menjatuhkan sanksi terbaru pada perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan militer Myanmar. Inggris, misalnya, menargetkan perusahaan yang menyuplai bahan bakar pesawat ke militer. Sebab, suplai bahan bakar tersebut membuat militer bisa menerbangkan pesawat untuk melakukan serangan udara.

”Sanksi ini bertujuan untuk mengurangi akses militer ke keuangan, bahan bakar, senjata, dan peralatan lainnya,” ujar James Cleverly, menteri luar negeri Inggris.

rn
(jp)rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...