Connect with us

Pemerintahan

Perkuat Diplomasi Pertanian, Indonesia Inisiasi Deklarasi Bersama Ketahanan Pangan Asia Tenggara

Published

on

Konferensi Regional Penguatan Ketahanan Pangan di Jakarta, Kamis (4/4). (Foto: Kemlu).

Konferensi Regional Penguatan Ketahanan Pangan di Jakarta, Kamis (4/4). (Foto: Kemlu).

Sebagai negara dengan 24 juta petani skala kecil, isu pertanian merupakan salah satu isu utama yang menjadi perhatian Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Menyadari pentingnya diplomasi membumi yang berdampak langsung kepada masyarakat, Kementerian Luar Negeri memperkuat diplomasi pertanian Indonesia melalui penyelenggaraan konferensi yang fokus kepada pertanian keluarga dan pertanian skala kecil. 

Kementerian Luar Negeri didukung oleh Kementerian Pertanian dan Food and Agriculture Organization (FAO) of the United Nations menyelenggarakan “Regional Conference on Strengthening Southeast Asia’s Food Security, Nutrition, and Farmer’s Welfare through UN Decade of Family Farming” di Jakarta, Indonesia (4-5/4)

Pelaksanaan konferensi ini menunjukkan kepemimpinan Indonesia dan merupakan inisiatif Indonesia dalam melaksanakan resolusi Majelis Umum PBB no 72/239 2017 tentang UN Decade on Family Farming (2019-2028) yang menekankan peran penting family farmers sebagai salah satu key leaders dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). ​

Advertisement

Konferensi diikuti oleh para pejabat tinggi yang menangani 3 bidang utama, yaitu ketahanan pangan, nutrisi dan kesejahteraan petani, yang berasal dari ASEAN, Jepang, Korea Selatan dan Timor Leste. Serta turut dihadiri perwakilan dari organisasi internasional dan para pemangku kepentingan nasional.

Selain negara-negara di atas, perwakilan dari Badan-badan PBB di bidang pangan juga hadir, yaitu Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), World Food Programme, dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Konferensi ini dihadiri oleh dua pejabat tingkat Menteri, yaitu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, dan juga Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir.

Selain itu, konferensi juga dihadiri oleh Asisten Direktur FAO Tingkat Regional Wilayah Asia dan Pasifik Kundhavi Kadiresan, mantan Wakil Menteri Perdagangan dan Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi, serta Sekretaris Jenderal AFA, Estrella A. Penunia.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menyebutkan jumlah keluarga petani di Indonesia mencapai hampir setengah dari total populasi dengan mayoritas memiliki kurang dari 1 hektar lahan.

Meskipun Indonesia memiliki iklim agrikultur yang baik, menurut Mentan, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi.

Advertisement

“Salah satu dari tantangan yang muncul adalah dibutuhkannya kreativitas untuk mennciptakan solusi berkelanjutan untuk peningkatan ketahanan pangan, nutrisi dan kesejateraan petani,” ujar Mentan.

Dalam skema nasional dan kawasan, lanjut Mentan, Pemerintah Indonesia akan dan selalu berkomitmen dalam mencapai, menjaga dan meningkatkan keamanan pangan dan nutrisi, serta memastikan kesejahteraan petani baik dalam skala nasional maupun kawasan, antara lain melalui mekanisme Kerja Sama Selatan Selatan dan Triangular (SSTC).

Pada kesempatan yang sama, Wamenlu Fachir menekankan agar tidak melupakan peran perempuan dan pemuda dalam menjaga ketahanan pangan.

Di banyak negara berkembang, sambung Wamenlu, sebagian besar perempuan pedesaan merupakan pencari nafkah utama, oleh karena itu memastikan kemandirian ekonomi mereka sangatlah penting.

“Inklusivitas dan pemberdayaan generasi muda juga dibutuhkan untuk menemukan cara-cara inovatif dalam meningkatkan dan menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Wamenlu.

Advertisement

Melalui konferensi ini, Pemerintah Indonesia menawarkan berbagai kebijakan pertanian dan nutrisi yang telah diterapkan di tataran nasional untuk dapat ditularkan ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Para delegasi konferensi saat ini tengah merundingkan sebuah joint communique yang dapat merefleksikan komitmen negara-negara kawasan untuk membentuk sebuah kerja sama konkret terkait ketahanan pangan, pemenuhan nutrisi, dan peningkatan kesejahteraan petani.

Joint Communique dimaksud akan disampaikan pada “United Nations Conference to launch th UN Decade on Family Farming” pada bulan Mei 2019, dan “FAO Conference” pada bulan Juni 2019, yang keduanya akan diselenggarakan di Roma, Italia. (DitInfomed Kemlu/EN)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...