Politik
Presiden Prabowo: Keberanian dan Pengabdian Jadi Kunci Menjaga Kepentingan Nasional
Published
1 jam agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah harus berani dan tegas dalam menghadapi berbagai tantangan demi melindungi kepentingan nasional serta menyelamatkan kekayaan bangsa. Menurut Kepala Negara, mandat rakyat merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan mengutamakan kepentingan Indonesia di tengah situasi global yang semakin penuh ketidakpastian.
Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam pengantarnya saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).
“Kita menerima mandat dari rakyat dalam situasi dan waktu yang memaksa kita untuk menghadapi tantangan-tantangan dan kesulitan-kesulitan dengan berani. Kita tidak bisa lagi menghadapinya dengan terlalu naif atau terlalu berusaha untuk menyenangkan orang lain. Kita dipaksa sekarang untuk memilih menghadapi kesulitan, menghadapi kenyataan yang intinya adalah menyelamatkan kekayaan bangsa dan rakyat Indonesia,” ucap Presiden.
Dalam menjalankan mandat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat pengabdian dan tanggung jawab seluruh jajaran Kabinet Merah Putih. Ia mengingatkan bahwa tugas pemerintahan bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk berbakti kepada bangsa dan negara.
“Saudara-saudara bergabung di sini adalah panggilan sejarah, saudara terpanggil untuk berbakti kepada negara dan bangsa, dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara sudah mengerti dan sudah paham bahwa mengabdi di bidang pemerintahan adalah sesungguhnya pengorbanan,” tuturnya.
Presiden juga menyampaikan kebanggaannya atas kerja keras dan capaian jajaran kabinet selama dua tahun pertama pemerintahan. Menurutnya, berbagai hasil yang telah dicapai merupakan buah dari kerja bersama dalam menjalankan amanat rakyat.
“Saya sekarang bangga menjadi pemimpinmu. Saya bangga menjadi presidenmu. Saya bangga telah memimpin pemerintah ini, karena dalam dua tahun kita telah bekerja dengan hasil yang nyata,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Presiden menyoroti situasi global yang diwarnai persaingan hegemoni, konflik geopolitik, dan kompetisi ekonomi di antara kekuatan-kekuatan besar dunia. Kondisi tersebut turut memengaruhi Indonesia karena hubungan antarnegara semakin terintegrasi dan saling bergantung.
“Kita berada dalam kondisi global yang ditandai oleh persaingan hegemoni dunia antara kekuatan-kekuatan besar. Kondisi global ini mau tidak mau akan mempengaruhi semua negara, karena dunia kita sudah saking terintegrasinya, kita saling bergantung satu sama lain,” katanya.
Selain tantangan geopolitik, Indonesia juga menghadapi dampak perubahan iklim dan potensi bencana alam karena berada di kawasan cincin api. Namun, Presiden menilai kondisi geografis tersebut juga memberikan keunggulan berupa tanah yang subur dan kekayaan mineral yang bernilai strategis.
“Walaupun kita berada di lingkaran api, lingkaran api ini juga menghasilkan tanah yang relatif subur, kemudian mineral-mineral yang sangat berharga. Inilah yang juga merupakan kekuatan nasional kita,” ucapnya.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa tantangan global harus dihadapi dengan keberanian mengambil keputusan, komitmen melindungi kekayaan nasional, serta semangat pengabdian seluruh jajaran pemerintahan. Potensi besar Indonesia perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.
Dua tahun pertama pemerintahan menjadi pijakan untuk melanjutkan kerja nyata. Di tengah ketidakpastian dunia, keberanian, persatuan, dan pengabdian menjadi modal penting untuk memperkuat kemandirian nasional serta mewujudkan Indonesia yang tangguh dan sejahtera.
You may like
Presiden Prabowo: Keberanian dan Pengabdian Jadi Kunci Menjaga Kepentingan Nasional
Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan dan Kemandirian Energi sebagai Kunci Ketahanan Nasional
Presiden Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Karhutla, Korporasi Pelanggar Terancam Dicabut Izinnya
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Ketahanan Nasional, Selamatkan Kekayaan Alam dan Jaga Persatuan
Asep Saepudin Jahar: Santri Harus Berperan Strategis dalam Membangun Bangsa
Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Apresiasi Kekompakan Kabinet Merah Putih
Rocky Candra Salurkan Lima Unit Alsintan untuk Dukung Produktivitas Petani Merangin
DPC Gerindra Kota Semarang Gelar Gerakan Indonesia ASRI, Dorong Lingkungan Bersih dan Hijau
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

