Connect with us

Nasional

Survei Konsep Indonesia: Joko Widodo-Ma’ruf Amin 55 Persen, Prabowo-Sandiaga Uno 33,2 Persen

Lembaga survei KONSEP INDONESIA (Konsepindo) Research & Consulting merilis survei nasional yang digelar pada 17-24 Februari 2019 di Hotel Milenium Jakarta, Rabu (13/3/2019). Survei dilakukan dengan melibatkan 1200 responden, menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Hasil survei menemukan jawaban, pada pertanyaan spontan jika pemilihan presiden dilakukan pada hari ini, 55 persen responden langsung menyatakan akan memilih Jokowi-Ma’ruf, sementara yang akan memilih Prabowo-Sandi sebanyak 33,2 persen dan sisanya 11,8 persen belum memutusan.

“Melihat selisih yang ada dan menimbang sisa waktu yang tinggal 35 hari lagi, bisa diprediksi pilpres ini akan dimenangkan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin. Ini tentu jika tidak ada kejadian yang luar biasa”, ujar Veri Muhlis Arifuzzaman, Direktur Konsep Indonesia Research and Consulting.

Veri menjelaskan banyak faktor yang saling terkait sehingga Jokowi-Ma’ruf dianggap lebih terbuka peluangnya untuk memenangkan kontestasi. Hal tersebut utamanya karena ada persepsi positif atas kinerja Jokowi sebagai presiden. Responden mengaku puas dengan kinerja Jokowi sebangak 69,6 persen, sebaliknya yang mengaku tidak puas hanya 26 persen. Selain itu sebanyak 73,4 persen responden menilai selama Jokowi menjadi presiden, Indonesia mengalami kemajuan yang penting.

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga menjelaskan, paslon nomor urut 01 mendapatkan insentif elektoral yang positif. Responden menilai pasangan Jokowi-Ma’ruf merupakan pasangan yang dianggap dapat menyelesaikan masalah ekonomi (28,3 persen) dibanding pasangan Prabowo – Sandi yang banyak menggaungkan isu ekonomi dalam kampanyennya (26,7 persen).

“Poin penting temuan survei kita adalah Jokowi-Ma’ruf dinilai lebih mampu menyelesaikan masalah dan tantangan ekonomi dibanding rivalnya, padahal Prabowo-Sandi banyak mengeksploitasi isu ekonomi dalam kampanyenya”, tambah Veri.

Pada penilaian kemampuan pasangan calon, pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin dipandang lebih mampu mengatasi masalah sosial; masalah ekonomi; masalah politik; masalah hukum dan dipandang mampu mengatasi masalah keamanan.

“Gabungan faktor persepsi positif atas kinerja presiden dan persepsi kemampuan dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial, ekonomi, hukum, politik, dan keamanan ini memiliki kontribusi penting atas tingginya elektabilitas Jokowi-Makruf dibanding lawannya,” pungkasnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *