Connect with us

Politik

Syarif Fasha: Pengetatan RKAB Demi Perbaiki Setoran BUMN Tambang ke Negara

Published

on

Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha menyatakan kebijakan pemerintah terkait pengetatan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan merupakan tindak lanjut dari masukan DPR. Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk memperbaiki kontribusi sektor migas dan tambang terhadap pendapatan negara yang selama ini melaporkan laba banyak tapi yang disetorkan hanya berkisar 15-20 persen.

“Kami mengikuti memang banyak sekali mungkin keluhan-keluhan PT Vale terkait mungkin yang lagi tren di media ini terkait dengan permasalahan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya). Kami dapat memaklumi, tetapi intinya adalah, kenapa pemerintah bersikap seperti itu? itu sebetulnya itu atas masukan-masukan dari kami juga,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII dengan Direktur Utama PT Vale Indonesia di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Anggota Panja Pendapatan Negara Komisi XII ini menilai setoran BUMN migas dan tambang ke negara belum sebanding dengan laba yang dilaporkan. Ia menyebut, dalam banyak kasus, laba perusahaan terlihat besar, tetapi kontribusi ke negara hanya berkisar 15–20 persen.

“Berarti yang terlalu besar adalah operasionalnya, satu itu. Kedua, banyak sekali RKAB-RKAB ini yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kemampuan daripada pelaku-pelaku usaha ini,” jelasnya.

Penerbitan RKAB ini dinilainya tidak sesuai dengan kemampuan riil pelaku usaha. Ia menyebut banyak perusahaan mendapatkan kuota produksi jutaan hingga puluhan juta ton per tahun, namun realisasi eksplorasi dan eksploitasinya hanya sekitar 10 persen.

Advertisement

“Ke mana yang sisa ini? ternyata banyak dokumen ini adalah menjadi dokumen terbang, ke mana mana,” katanya.

Karena itu, Politisi Fraksi Partai NasDem itu meminta Kementerian ESDM, khususnya Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), untuk menertibkan penerbitan RKAB. Ia mengusulkan agar RKAB tidak lagi diberikan untuk jangka waktu tiga tahun, melainkan dievaluasi setiap tahun.

“Kita mau betul-betul lihat siapa nih yang patuh yang taat? Oke, Vale selaku perwakilan pemerintah patuh dan taat, mungkin tidak masuk dalam kelompok-kelompok yang ini nanti,” ujarnya.

Terkait adanya dispensasi yang diberikan pemerintah hingga Maret atau April, Ia menilai hal tersebut dapat dijalankan sementara. Namun, ia menegaskan tujuan utama kebijakan ini adalah menyeimbangkan laba BUMN dengan kontribusinya terhadap negara.

“Kalau pemerintah saat ini memberikan dahulu dispensasi sampai bulan Maret atau April, tidak apa-apa jalankan dulu ini. Tapi intinya adalah bahwa kami ingin bagaimana pendapatan negara ini paling tidak dengan laba yang dilaporkan oleh BUMN itu ya ada berimbang. Jangan laporannya itu 80 persen untuk operasional, 24 persen untuk pendapatan negaranya,” tegasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik2 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik2 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik2 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik2 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik2 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik2 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik2 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik2 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik2 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik2 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...