Connect with us

Politik

Tekankan Tertib Administrasi, Aria Bima Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga

Published

on

Tekankan Tertib Administrasi, Komisi II Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menyoroti pentingnya pengamanan, kepastian hukum, serta optimalisasi pemanfaatan aset Pemerintah Provinsi Jambi agar dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal terhadap pendapatan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI terkait Pengawasan terhadap Permasalahan Aset Pemerintah Daerah/Barang Milik Daerah (BMD) dan Aset BUMD Provinsi Jambi, Selasa (6/10/2026).

Aria mengatakan, persoalan aset daerah tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dalam neraca, tetapi juga harus dipastikan keberadaan fisik, status kepemilikan, penguasaan, serta pemanfaatannya di lapangan.

“Aset yang tercatat di neraca belum tentu secara fisik ada atau dikuasai oleh pemerintah daerah. Ada juga aset yang sudah masuk sebagai penyertaan modal daerah, tetapi dokumennya belum berada di BUMD. Ini banyak terjadi dan perlu kita pastikan statusnya,” ujar Aria dalam sambutan di pertemuan tersebut.

Menurutnya, Komisi II DPR RI mencermati sejumlah persoalan aset di Jambi berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 15 September 2026 lalu. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil aset di lapangan.

Berdasarkan bahan yang disampaikan Pemprov Jambi, total BMD Provinsi Jambi pada Semester I 2026 tercatat sebanyak 693.543 barang dengan nilai Rp16,68 triliun. Jumlah tersebut meningkat 1.438 barang dengan kenaikan nilai sekitar Rp128,26 miliar dibandingkan data yang disampaikan kepada Komisi II DPR RI pada 28 April 2025.

Advertisement

Aria menegaskan, pengelolaan aset harus memenuhi aspek tertib administrasi, tertib fisik, dan tertib hukum. Karena itu, setiap aset yang tercatat harus dapat ditelusuri keberadaan, status penggunaan, dokumen kepemilikan, serta nilai pencatatannya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga memberikan perhatian khusus terhadap optimalisasi aset daerah sebagai sumber pendapatan. Ia menilai potensi penerimaan dari pemanfaatan BMD masih dapat ditingkatkan.

“Kontribusi yang diterima daerah harus sepadan dengan nilai aset yang diserahkan pemanfaatannya. Ini yang ingin kami ketahui secara lebih jelas, termasuk bagaimana bentuk kerja sama pemanfaatan aset yang paling tepat dan bisa menjadi role model bagi daerah lain,” jelasnya.

Dalam bahan Pemprov Jambi, target pendapatan dari pemanfaatan aset daerah tahun 2026 mencapai Rp9,96 miliar. Hingga 30 September 2026, realisasinya telah mencapai Rp6,63 miliar atau 66,53 persen, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp3,33 miliar untuk mencapai target hingga akhir tahun.

Komponen penerimaan tersebut antara lain berasal dari hasil sewa BMD sebesar sekitar Rp4,72 miliar, kerja sama pemanfaatan BMD sekitar Rp1,83 miliar, serta bangun guna serah sekitar Rp2,50 miliar. Realisasi sejumlah skema bahkan telah mencapai tingkat tinggi, seperti KSP Hotel Ratu dan BGS Jambi Business Center (JBC).

Advertisement

Aria meminta agar Komisi II memperoleh gambaran lebih mendalam mengenai sejumlah kerja sama pemanfaatan aset, termasuk dengan Hotel Ratu, Jambi Business Center (JBC), dan WTC, terutama mengenai jangka waktu perjanjian, mekanisme kerja sama, serta kontribusi yang diterima pemerintah daerah.

“Kalau kita membahas bagaimana sumber yang paling realistis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, apakah melalui pemanfaatan atau empowering aset daerah, kita membutuhkan data yang konkret dari daerah. Jambi bisa menjadi salah satu contoh yang kita pelajari,” katanya.

Lebih lanjut, Aria meminta setiap persoalan aset di Jambi dipetakan secara konkret dengan mencantumkan pihak yang bertanggung jawab, langkah penyelesaian, dukungan yang diperlukan, serta target waktu penyelesaiannya.

“Kami datang sebagai mitra. Kalau diperlukan, kami siap membantu mempertemukan pemerintah daerah dengan kementerian atau lembaga terkait. Karena ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan hanya di tingkat daerah, terutama jika berkaitan dengan BUMN atau instansi vertikal,” tuturnya.

Ia menegaskan, kunjungan kerja Komisi II DPR RI tidak berhenti pada pengumpulan informasi. Permasalahan yang ditemukan akan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti melalui rapat-rapat Komisi II dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Advertisement

Aria juga mendorong Pemprov Jambi untuk tidak terlalu bergantung pada transfer dari pemerintah pusat sebagai sumber utama APBD. Menurutnya, optimalisasi aset daerah dapat menjadi salah satu strategi memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“Kuncinya adalah mulai tidak menyandarkan transfer daerah sebagai sumber utama APBD. Bagaimana kita memberdayakan aset daerah menjadi sumber pemasukan yang lebih maksimal bagi APBD. Komisi II memberikan support penuh untuk hal tersebut, termasuk apabila masih terdapat aset yang bermasalah,” pungkasnya.

Sebagai catatan, Pemprov Jambi menyatakan pengelolaan BMD terus dilakukan melalui inventarisasi, rekonsiliasi, verifikasi, penertiban dokumen, pengamanan fisik dan hukum, serta monitoring dan evaluasi. Pemprov juga menegaskan komitmen menyelesaikan permasalahan BMD secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gaji P3K Ditanggung Pusat Jangan Bikin Jebol APBN, Legislator: Perlu Teknis yang Jelas Gaji P3K Ditanggung Pusat Jangan Bikin Jebol APBN, Legislator: Perlu Teknis yang Jelas
Politik48 menit ago

Gaji P3K Ditanggung Pusat Jangan Bikin Jebol APBN, Kamarudin Watubun: Perlu Teknis yang Jelas

Anggota Komisi II DPR RI, Kamarudin Watubun menyoroti wacana peralihan beban gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dari daerah...

Tokoh50 menit ago

Jamaluddin Idham, Meniti Jalan Pengabdian dari Nagan Raya hingga Senayan

Jamaluddin Idham, S.H., M.H. merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh I. Politikus PDI Perjuangan ini...

BK DPR Sambut Peserta MagangHub, untuk Siapkan SDM Unggul Dunia Kerja BK DPR Sambut Peserta MagangHub, untuk Siapkan SDM Unggul Dunia Kerja
Politik1 jam ago

BK DPR RI Sambut Peserta MagangHub, untuk Siapkan SDM Unggul Dunia Kerja

Badan Keahlian (BK) DPR RI secara resmi menerima peserta MagangHub Kemnaker RI Angkatan 2 Batch II dari berbagai perguruan tinggi...

Amelia Anggraini Desak Kejelasan Norma dalam RUU KKS Amelia Anggraini Desak Kejelasan Norma dalam RUU KKS
Politik1 jam ago

Amelia Anggraini Tekankan Pentingnya Kejelasan Norma dalam RUU KKS

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menekankan pentingnya kejelasan norma dan pembagian tanggung jawab dalam Pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan...

Tekankan Tertib Administrasi, Komisi II Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga Tekankan Tertib Administrasi, Komisi II Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga
Politik1 jam ago

Tekankan Tertib Administrasi, Aria Bima Cermati Optimalisasi Aset Daerah dalam Penguasaan Pihak Ketiga

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menyoroti pentingnya pengamanan, kepastian hukum, serta optimalisasi pemanfaatan aset Pemerintah Provinsi Jambi...

Puteri Komarudin Dorong BPK Perkuat Pemeriksaan di Era AI Puteri Komarudin Dorong BPK Perkuat Pemeriksaan di Era AI
Politik1 jam ago

Puteri Komarudin Dorong BPK RI Perkuat Pemeriksaan di Era AI

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendorong Anggota BPK RI terpilih periode 2026–2031 memperkuat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk...

Bambang Patijaya Usul Carbon Fraud Diatur dalam RUU Perubahan Iklim Bambang Patijaya Usul Carbon Fraud Diatur dalam RUU Perubahan Iklim
Politik1 jam ago

Bambang Patijaya Usulkan Carbon Fraud Diatur dalam RUU Perubahan Iklim

Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengusulkan agar potensi carbon fraud diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Iklim. Menurutnya,...

Komisi XII: UU Perubahan Iklim Jadi Upaya Hadapi Dampak Krisis Iklim Komisi XII: UU Perubahan Iklim Jadi Upaya Hadapi Dampak Krisis Iklim
Politik1 jam ago

Sugeng Suparwoto: UU Perubahan Iklim Jadi Upaya Hadapi Dampak Krisis Iklim

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai diperlukan regulasi yang secara khusus mengatur mitigasi dan adaptasi perubahan iklim...

Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana
Politik1 jam ago

Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana

Dampak perubahan iklim semakin terasa melalui berbagai bencana yang mengancam keselamatan dan kehidupan masyarakat, mulai dari kekeringan, banjir hingga longsor....

Soroti Potensi Megathrust di Kebumen, Taufiq Abdullah Dorong Penguatan EWS hingga Revisi UU Bencana Soroti Potensi Megathrust di Kebumen, Taufiq Abdullah Dorong Penguatan EWS hingga Revisi UU Bencana
Politik1 jam ago

Soroti Potensi Megathrust di Kebumen, Taufiq R Abdullah Dorong Penguatan EWS hingga Revisi UU Bencana

Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Taufiq R. Abdullah menyoroti potensi bencana alam yang bisa terjadi di Kabupaten...