Connect with us

Internasional

Uzbekistan Sebut 18 Tewas dan Ratusan Terluka Dalam Kerusuhan

Published

on

Kabarpolitik.com–Sebanyak 18 orang tewas dan 243 lainnya luka-luka dalam kerusuhan di Karakalpakstan kata pihak berwenang Uzbekistan, Senin (4/7). Kerusuhan itu dipicu protes terhadap rencana pemerintah untuk mengurangi hak otonomi provinsi itu.

Aparat keamanan menangkap 516 orang ketika berusaha membubarkan demonstran Jumat (1/7). Tetapi banyak dari mereka sudah dibebaskan, kata kantor pers garda nasional dalam jumpa pers seperti dilansir dari Antara.

Presiden Shavkat Mirziyoyev pada Sabtu (2/7) mengumumkan rencana untuk mengubah pasal dalam konstitusi terkait otonomi dan hak Karakalpakstan untuk memisahkan diri. Dia juga menyatakan keadaan darurat selama satu bulan di provinsi barat laut itu.

Laporan-laporan resmi mengatakan, pengunjuk rasa berpawai di jalan-jalan Nukus, ibu kota provinsi itu, Jumat (1/7). Massa aksi berusaha menduduki gedung-gedung pemerintah setempat.

Aksi tersebut memicu kekerasan terburuk dalam dua dekade terakhir di negara Asia Tengah berpenduduk 34 juta jiwa itu. Karakalpakstan, yang terletak di pesisir Laut Aral, adalah rumah bagi Karakalpak, sebuah kelompok suku minoritas yang bahasanya lebih mirip dengan Kazakhstan daripada Uzbekistan.

Mirziyoyev pada Senin (4/7) berbicara dengan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, yang negaranya ditinggali diaspora Karakalpak paling banyak di luar negeri. Kantor Tokayev mengatakan, dia menyambut baik tindakan pemerintah Uzbekistan untuk memastikan stabilitas di Karakalpakstan.

(jp)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.