Connect with us

Internasional

Jerman dan AS Siap Kirim Tank untuk Bantu Ukraina Hadapi Rusia

Published

on

Kabarpolitik.com – Perang Rusia dan Ukraina ke depan bisa jadi semakin panas. Ini setelah Jerman membuat keputusan baru. Mereka bakal mengirimkan tank tempur ke Ukraina. Setidaknya 14 tank tempur jenis Leopard 2 siap dikirim. Jerman juga memberi izin kepada negara lain jika ingin mengirimkan Leopard 2 ke Ukraina.

Sesuai kesepakatan saat pembelian tank produksi Jerman tersebut, negara pembeli memang tidak boleh menyerahkannya kepada negara ketiga tanpa persetujuan Berlin. Karena itu, lampu hijau dari Jerman tersebut menjadi sinyal kegembiraan bagi Ukraina. Sebab, selama ini banyak negara yang ingin turut mengirimkan tank buatan Jerman ke Ukraina, tapi masih menunggu persetujuan.

”Jerman akan selalu menjadi pelopor dukungan untuk Ukraina,” ujar Kanselir Jerman Olaf Scholz seperti dikutip The Guardian.

Beberapa pekan terakhir Jerman menghadapi tekanan dari negara-negara lain karena tak kunjung memberikan keputusan terkait bantuan tank untuk Ukraina. Selama ini, Berlin memang cenderung tidak ingin terlalu terlibat dalam perang di Kiev. Kini pernyataan Scholz terkait bantuan tank itu pun menjadi jawaban sekaligus titik balik sikap Jerman.

Semantara itu, AS juga berencana memberikan 30 tank tempur jenis M1 Abrams. Bantuan dari Jerman dan AS kali ini akan menjadi tank tempur pertama negara Barat untuk Ukraina. Spanyol mungkin juga melakukan langkah serupa.

Advertisement

Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles, Rabu (25/1) menyatakan, pihaknya siap mengirimkan tank Leopard 2 buatan Jerman ke Ukraina.

”Spanyol siap berurusan dengan sekutu kami dengan cara apa pun yang diperlukan, apakah itu berarti mengirim Leopard, melatih penggunaannya, atau membantu pemeliharaan dan perawatannya,” kata Robles.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun berterima kasih atas bantuan Jerman dan keputusannya mengizinkan negara lain mengirim stok tank Leopard milik mereka.

Sebaliknya, pihak Rusia langsung berang. Duta Besar Rusia untuk Jerman Sergei Nechayev menegaskan, pengiriman Leopard 2 tersebut adalah keputusan yang sangat berbahaya dan bisa membawa konflik ke level baru.

rn
(jp)rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik2 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik2 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik2 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik2 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik2 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik2 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik2 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik2 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik2 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...