Connect with us

News

Menag: Santri Adalah Pemenang Masa Depan

Published

on

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjadi pembicara pada Webinar Internasional dalam rangka memperingati Hari Santri 2021.

Acara ini digelar RMI-PBNU dengan tema Santri Membangun Negeri: Sudut Pandang Politi, Ekonomi, Budaya, dan Revolusi Teknologi.

Dalam acara yang dihadiri banyak santri baik dari dalam dan luar negeri, Menag menyampaikan bahwa masa depan akan dimenangkan oleh para santri hari ini.

Hal ini sangat dimungkinkan dengan sistem pendidikan yang diterapkan oleh pesantren. 

"Di masa depan, anak anak yang ada di pesantren ini yang akan memenangkan kompetisi. Mengapa? karena ketika santri masuk ke dalam pesantren, berinteraksi dengan santri dan para kiai, disitulah nilai pendidikannya," tegas Menag di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Advertisement

"Pendidikan dapat dilihat dan dirasakan secara langsung melalui tata krama yang dicontohkan langsung dari para kiainya," lanjutnya. 

Tata krama dan adab, menurut Menag, akan membentuk karakter. Dan manusia yang akan menang itu adalah manusia yang memiliki karakter.

Di masa mendatang, santri akan semakin banyak berkiprah membangun dan berdayaguna membangun bangsa Indonesia melalui berbagai peran, seperti: menjadi presiden, wakil presiden, menteri, dan komisarris BUMN. 

"Dan itu bukan lamunan dan imajinasi saja," ungkap Menag. 

Tugas kita sekarang, menurut Menag, adalah mempersiapkan para itu semua. Kemenag dengan tangan terbuka siap bekerja sama dengan seluruh pihak untuk agenda besar ini. 

Advertisement

Menag melanjutkan, jasa masyarakat pesantren dan para santri untuk memerdekakan bangsa Indonesia sangat besar.

"Oleh karenanya, bangsa dan negara ini harus memberikan perhatian dan penghargaan lebih kepada pesantren dan para santri," ungkap Menag.

"Walaupun mareka sama sekali tidak pernah memintanya," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga RMI PBNU Abdul Ghofur Rozin, menyampaikan bahwa webinar ini adalah bagian dari peringatan Hari Santri 2021. 

"Harapannya, bangsa Indonesia termasuk masyarakat dan para santri, dapat mengingat kembali peran penting dan strategis dalam membangun negara ini," kata Gus Rozin.

Advertisement

Hadir selaku narasumber Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma'ruf Amin, Rais Syuriah PCI NU Amerika Serikat Shalahudin Kafrawi, PCI NU Australia Eva Fahrun Nisa, Ketua Sekolah Tinggi Al Anwar Abdul Ghafur Maimoen, Monash University Nadirsyah Hosein. 

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Politik1 hari ago

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global
Politik1 hari ago

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena  menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...

BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Politik1 hari ago

BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...

Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Politik1 hari ago

Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat  mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....

Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Politik1 hari ago

Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...

Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Politik1 hari ago

Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana
Politik1 hari ago

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan
Politik1 hari ago

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...

Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Politik1 hari ago

Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong

Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Politik1 hari ago

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...