Politik
Obon Tabroni Soroti Dugaan Penyalahgunaan Kredit BNI yang Rugikan PT Manolo Putra Rp17 Miliar
Published
1 jam agoon
Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mendalami persoalan penggunaan fasilitas kredit PT Manolo Putra yang berkaitan dengan pemenuhan kewajiban sejumlah debitur kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Dalam kunjungan kerja ke Wisma BNI, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026), BAM menyoroti mekanisme penyaluran kredit, dugaan keterlibatan pegawai bank, serta penyelesaian persoalan yang diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp17 miliar bagi PT Manolo Putra.
Anggota BAM DPR RI, Obon Tabroni, menegaskan persoalan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi terhadap tata kelola internal perbankan, terutama untuk memastikan penyaluran kredit berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran.
“Kalau dilihat secara jelas, ada mekanisme penyaluran kredit yang tidak tepat sasaran. Yang kedua, terkait dengan ketelitian. Ada juga upaya-upaya yang perlu didalami, apakah memang dilakukan secara sistematis atau tidak,” ujar Obon.
Menurut Pejuang Politik Gerindra, dugaan penyalahgunaan posisi atau kewenangan oleh tiga oknum pegawai perlu ditindaklanjuti secara serius. Ia menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran, sanksi harus diberikan sesuai tingkat kesalahan dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Internal perbankan, terutama BNI, harus memastikan bahwa pemberian kredit itu tepat sasaran. Kemudian, berikan sanksi kepada oknum-oknum yang memanfaatkan posisi atau jabatannya, apalagi sampai mengambil keuntungan,” tegasnya.
Persoalan ini sebelumnya disampaikan PT Manolo Putra dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI pada 17 September 2026. Perusahaan mempersoalkan penggunaan fasilitas kredit pada periode 2019–2020 yang, menurut keterangannya, berkaitan dengan pemenuhan kewajiban enam perusahaan lain kepada BNI, yakni PT Selectrix, PT Putra Dharma Propertindo, PT Aldomaru, PT Brookline, PT Hanna Nuansa, dan PT Henjaya.
Dalam paparannya, BNI menyebut dukungan likuiditas tersebut merupakan perjanjian perseorangan antara pihak-pihak terkait dan berada di luar ketentuan internal bank. BNI menyatakan tidak menjadi pihak dalam perjanjian tersebut.
PT Manolo Putra mengaku mengalami kerugian sekitar Rp17 miliar, termasuk pokok pinjaman dan bunga. Perusahaan juga menyampaikan bahwa sejumlah aset terkait telah dilelang melalui bank, tetapi hasil lelang tersebut tidak diterima oleh PT Manolo Putra.
Meski menyatakan tidak terlibat dalam perjanjian perseorangan tersebut, BNI menyampaikan komitmen untuk memfasilitasi mediasi guna membantu penyelesaian kewajiban para debitur kepada PT Manolo Putra sesuai ketentuan yang berlaku.
BAM DPR RI menekankan pentingnya kejelasan penyelesaian persoalan tersebut, sekaligus memperkuat pengawasan internal perbankan agar tata kelola penyaluran kredit berjalan transparan dan akuntabel.
You may like
Gerindra Hadir untuk Warga, Martin Daniel Tumbelaka Bantu Korban Kebakaran Sindulang Satu
Yuliansyah Salurkan 2.000 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla di Ketapang
Obon Tabroni Soroti Dugaan Penyalahgunaan Kredit BNI yang Rugikan PT Manolo Putra Rp17 Miliar
DPC Gerindra Kabupaten Kediri Gelar Gerakan ASRI, Bersihkan Sumber Gundi dan Tebar 10 Ribu Bibit Ikan
Gerindra Gresik Bergerak, 750 Bibit Mangrove Ditanam Lewat Gerakan ASRI
Kado HUT ke-75 Presiden Prabowo, DPC Gerindra Sidoarjo Tanam 200 Bibit Pohon dan Bersihkan Sungai
Rayakan HUT Presiden Prabowo dengan Aksi Nyata, DPC Gerindra Kabupaten Malang Bersihkan Pasar Kepanjen
Maria Teresa Jenguk Korban Ledakan Pasar Cimanggis, Beri Bantuan untuk Keluarga Terdampak
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

