Connect with us

Internasional

Reynhard, Predator Seks dan Pembunuh Berantai Pernah Gunakan Obat “G”…Efeknya Korban Mati

Published

on

Kabarpolitik.com.COM – Kasus yang menyeret nama mahasiswa S3 asal Indonesia, Reynhard Sinaga cukup menyita perhatian publik. Bukan saja karena korbanya yang diyakini mencapai 195 orang. Tapi juga “sihir” yang digunakan Reynhard sehingga korbannya tidak merasakan apa-apa saat diperkosa pria lulusan Universitas Indonesia itu.

Melansir pemberitaan Manchester News Evening, Senin (13/1/2020), polisi dan juri pengadilan setempat meyakini Reynhard menggunakan obat ‘G’ yang dijual hanya £ 1 per dosis, untuk membuat para korbannya yang sudah mabuk, semakin tidak sadar. Obat ini menurut kepolisian setempat, efeknya berdampak kematian. Kalaupun tidak, korban yang merasakan obat ini, selamanya akan merasakan ‘kesengsaraan’.

Saat diminum, obat ini dapat menghasilkan perasaan euforia. Tetapi jika menggunakan sebanyak satu milimeter, dampaknya bisa membunuh siapapun yang menenggaknya. Tapi, jika obat ‘G’ dimasukkan ke dalam minuman beralkohol seperti wiski atau vodka, rasanya bisa hilang sepenuhnya. Atau pengguna mungkin merasakan rasa yang sedikit asin. Menggunakan obat “G”, polisi percaya bahwa pemerkosa berantai Reynhard Sinaga menggunakannya untuk melumpuhkan hingga 195 korban sebelum menyerang (memperkosa) mereka.

Menurut Detektif Inspektur Zed Ali yang menyelidikisi kasus ini mengatakan, polisi, jaksa penuntut, empat juri dan hakim semuanya yakin Reynhadr Sinaga menggunakan obat ‘G’ untuk menundukkan korban sebelum menyerang mereka dan merekam pelecehan itu. Selama persidangan pertama dilangsungkan, juri diperlihatkan cuplikan dari seorang korban yang tampak bangun dan sadar akan kondisi sekitarnya (apartemen Sinaga).

“Anda dapat melihat di kamera bahwa Sinaga memberinya suntikan yang terlihat seperti alkohol, mengambil itu dan dalam 15 menit Anda dapat melihatnya di layar korban kehilangan kesadaran,” kata Detektif Inspektur Zed Ali.

Advertisement

Wakil Kepala Jaksa Penuntut Ian Rushton, menjelaskan, meski orang sudah terlalu banyak minum alcohol, tetapi terkadang ada yang masih sadar juga. Namun karena Reynhard sudah memberi mereka obat ‘G’, semakin tidak sadar. “Tampaknya bagi kami bahwa perilaku para korban sedemikian rupa sehingga hanya dapat dikaitkan dengan beberapa zat yang melebihi alkohol,” katanya.

“Banyak dari kita sudah minum terlalu banyak, tetapi kita tidak merasa sedemikian rupa sehingga para korban dalam kasus ini sangat jelas. Banyak dari mereka, sebagian besar, tidak tahu apa yang terjadi sehingga tidak mencoba ke rumah sakit atau pemeriksaan pada saat itu, sehingga kemungkinan bahan bukti tidak ada bagi kita,” jelasnya.

“Tapi kesimpulan nyata yang kami dapat dan disepakati dewan juri adalah bahwa modus operandi Sinaga, menambahkan obat ‘G’ dalam minuman dan konsekuensi begitu mengerikan yang terjadi setelahnya,” tambahnya.

rn
Sourcern

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...