Connect with us

News

TB Hasanuddin Pertanyakan Sikap Indonesia Terhadap Pakta AUKUS

Published

on

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mempertanyakan sikap Indonesia terhadap pembentukan pakta AUKUS, yakni antara Amerika Serikat (AS), Inggris dan Australia. Pembentukan aliansi pertahanan baru ini dikhawatirkan akan berdampak pada stabilitas dan keamanan kawasan.

Hasanuddin mengatakan, apabila mengacu pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1997 Tentang Pengesahan Treaty On The Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone (Traktat Kawasan Bebas Senjata Nuklir di Asia Tenggara). Artinya wilayah ASEAN merupakan wilayah bebas nuklir, terutama di wilayah perairan Indonesia. 

“Untuk itu bagaimana sikap kita dalam menghadapi situasi misalnya dibentuknya sekarang AUKUS," ujar TB dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan jajaran Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Diketahui, melalui kesepakatan AUKUS yang baru, Australia akan membangun kapal selam bertenaga nuklir.

Meski tidak menyinggung China, pakta trilateral itu diyakini sebagai upaya untuk meredam dominasi China di Kawasan Asia-Pasifik, terutama di perairan Laut China Selatan.

Advertisement

Menyikapi hal ini, TB Hasanuddin mengingatkan agar semua pihak tetap proaktif dan mengambil langkah tegas namun tetap dalam ranah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

"Kami memohon kepada Menlu dan semua unsur – unsur yang di laut untuk membicarakan dan diskusikan sikap kita dengan aturan yang kita miliki dengan tetap mengacu pada politik luar negeri kita bebas aktif dengan tidak ikut China dan tidak mendukung ke Amerika atau pihak manapun," terang Hasanuddin.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini menambahkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Landas Kontinen yang tengah dibahas DPR akan memperluas wilayah berdaulat NKRI.

Karena itu, diperlukan penguatan Bakamla sebagai coast guard, baik dari dukungan anggaran maupun regulasi.

Hal ini penting dilakukan untuk menjaga hak berdaulat Indonesia di wilayah ZEE, yang juga diklaim China sebagai sebagai Sembilan Garis Putus.

Advertisement

Selain itu, hadirnya kapal-kapal Bakamla di wilayah ZEE Indonesia, akan memberikan rasa aman dan ketenangan terhadap nelayan Indonesia dalam menangkap ikan di ZEE.

“Paling tidak kita bisa mampu mengendalikan situasi di atas permukaan bahwa itu adalah wilayah berdaulat NKRI plus eksploitasi dan eksplorasi semua sumber daya alam di daerah tersebut. Artinya, kita butuh sarana dan prasarana untuk mengontrol dan menegakkan hukum di wilayah perairan kita," pungkasnya.

(detak)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa BKSAP Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa
Politik1 hari ago

BKSAP DPR RI Dorong Perdamaian Konflik Rusia-Ukraina dalam Dialog dengan Parlemen Eropa

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian berbagai konflik global melalui dialog dan diplomasi dalam pertemuan Friendly Talk...

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos Guna Bersaing Global
Politik1 hari ago

Samuel Wattimena Dorong Anak Muda Minati Kerajinan Kain Ulos

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Samuel Wattimena  menekankan pentingnya identitas masing-masing daerah, khususnya terkait pembuatan ulos, yaitu...

BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital BURT DPR Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital
Politik1 hari ago

BURT DPR RI Tinjau Pelayanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau pelaksanaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Utama (Jamkestama) di RSU Bogor Senior Hospital...

Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global
Politik1 hari ago

Syahrul Aidi Maazat: Kabupaten Toba Perlu Perkuat Branding dan Inovasi Daerah untuk Go Global

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat  mendorong adanya pembentukan branding untuk potensi pariwisata di Kabupaten Toba....

Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi
Politik1 hari ago

Alex Indra Lukman: Pelaku Karhutla Harus Dapat Pemberatan Hukuman, Perampasan Keuntungan Korporasi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan tidak ragu dalam menindak...

Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
Politik1 hari ago

Mohammad Rano Alfath Apresiasi Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, mengapresiasi langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Kredit UMKM Terdampak Bencana
Politik1 hari ago

Didik Haryadi Minta OJK Relaksasi Segera Terbitkan Kredit UMKM Terdampak Bencana

Anggota Komisi XI DPR RI Didik Haryadi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi...

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan: Penegakan Hukum Harus Transparan
Politik1 hari ago

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Puan Maharani: Penegakan Hukum Harus Transparan

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkembangan penanganan perkara dugaan kebakaran dan hutan (Karhutla) di mana Polri baru saja mengumumkan...

Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong Pulihkan Hak Korban, UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong
Politik1 hari ago

Pulihkan Hak Korban, Habiburokhman: UU Perampasan Aset Diusulkan Dapat Rampas Harta Pelaku Pidana Investasi Bodong

Komisi III menekankan harta pelaku tindak pidana kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif,...

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla
Politik1 hari ago

Pasca-Pembentukan Satgas Bersama, Sukanta: Perkuat Kerja Sama Indonesia-Singapura Tangani Karhutla

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta, mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Singapura dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan...