Connect with us

Internasional

Tentara Brutal Tewas Ditembak Mati, Korban Capai 27 Orang dan 57 Lainnya Terluka

Published

on

Kabarpolitik.com.COM – Peristiwa tragis penembakan massal oleh seorang tentara, Serma Jakraphanth Thomma di pusat perbelanjaan Korat, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand sejak Sabtu (8/2) sampai Minggu (9/2) kemarin menewaskan 29 orang.

Pelaku sendiri berhasil ditembak mati oleh pasukan keamanan pada hari Minggu (9/2/2020). Polisi Thailand mengumumkan hal itu pada jam 9:00 pagi waktu setempat. Ia ditembak mati di lokasi persembunyianya dalam pusat perbelanjaan Terminal 21.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha yang mengunjungi korban terluka di Rumah sakit Nakorn Ratchasima mengkonfirmasi bahwa 27 orang termasuk penembak meninggal dan 57 orang telah terluka.

Penembakan itu dimulai ketika Serma Jakraphanth Thomma menembak dan membunuh komandannya di sebuah rumah dekat kamp tentara Surathampithak pada Sabtu sore.

Polisi mengatakan Jakrapanth mencuri kendaraan jenis Humvee dan lantas pergi ke kamp tempat dia membunuh setidaknya dua perwira Angkatan Darat untuk mendapatkan akses ke senjata dan amunisi.

Advertisement

Ketika dia menuju ke kota, dia menembaki warga sipil dan polisi di sepanjang jalan. Media lokal melaporkan bahwa pria bersenjata itu sebelumnya terlibat pertikaian verbal dengan atasannya dan ingin membalas dendam.

Jakrapanth memposting pesan ke beberapa media sosial, termasuk foto dan video di sepanjang jalan ke pusat perbelanjaan Terminal 21. Ketika ia tiba di pusat perbelanjaan sekitar pukul 6:00 malam, Serma Jakraphanth Thomma keluar dari kendaraan dan menembaki pengendara di jalur lalu lintas dan pejalan kaki.

Salah satu foto selfie yang diunggahnya di halaman Facebook-nya menunjukkan nyala api besar di latar belakang. Kebakaran itu diyakini sebagai ledakan tabung gas yang disebabkan oleh tembakannya. Facebook sendiri langsung bertindak dengan memblok akun Serma Jakraphanth Thomma.

Ketika Jakhaphan memasuki pusat perbelanjaan, tidak ada yang bisa memastikan jumlah pasti orang yang berkerumun di pusat perbelanjaan akhir pekan itu. Namun, sepanjang malam, ratusan orang terlihat melarikan diri dari gedung.

Komando polisi dan tentara dikirim ke tempat kejadian untuk memburu Serma Jakraphanth Thomma, yang bersembunyi di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota timur laut.

Advertisement

Petugas keamanan berupaya menyelamatkan orang tak bersalah yang bersembunyi di balik tangga, lemari es, dan gudang. Pada hari Sabtu, media lokal melaporkan bahwa Jakhaphan menahan 16 orang dengan granat di tubuhnya, namun pihak berwenang tidak dapat mengkonfirmasi jumlah sandera. Sekitar 100 orang melarikan diri dari pusat perbelanjaan tepat sebelum tengah malam.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha menyatakan motif penembakan dilatari masalah pribadi, yakni masalah penjualan rumah. Namun, belum diketahui lebih rinci mengenai perkara tersebut. “Ini karena masalah pribadi. Ini belum pernah terjadi sebelumnya di Thailand, dan saya ingin ini menjadi yang terakhir terjadi,” ujarnya, dikutip dari AFP, Minggu (9/2).

Sementara polisi setempat menyatakan penembakan di kota Nakhon Ratchasima itu bermula dari insiden di sebuah barak militer. Di lokasi ini, pelaku menembak mati tiga orang, seorang di antaranya merupakan tentara. “Dia mencuri satu kendaraan militer dan menuju pusat kota,” kata Letnan Kolonel (pol) Mongkol Kuptasiri.

Pelaku kemudian menggunakan senjata yang ia curi, termasuk sebuah senapan mesin, untuk memberondong warga di sebuah pusat perbelanjaan. “Dia menggunakan senapan mesin dan menembak orang-orang tak berdosa. Banyak yang mati dan terluka,” sambung Mongkol Kuptasiri.[asa]

rn
Sourcern

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...