Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH] Ahok beli tanaman plastik 8 M dipake sebentar, Ganjar nyanyi bareng slank 18 M cuma sehari

Published

on

Anggaran senilai Rp 8,1 miliar di Dinas Kehutanan DKI Jakarta digunakan untuk pengadaan pohon asli di wilayah Jakarta. Total anggaran untuk pengadaan pohon imitasi atau tanaman plastik itu sendiri sebesar Rp 573.259.995. Apel Kebangsaan yang digelar Pemprov Jawa Tengah, Minggu 17 Maret 2019, tidak hanya menghadirkan grup Band Slank. Selain Slank, terdapat sejumlah musisi seperti Armada, Letto, Virzha, serta penyanyi dangdut Nella Kharisma.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

=============================================
Kategori : DISINFORMASI / Konten yang Salah
=============================================
Akun Phapa Alex ( fb.com/dexhanalexis.alejandrosanchez ) menunggah gambar yang disertai narasi sebagai berikut :

“Ahok beli tanaman plastik 8 M dipake sebentar..mereka diam..
Ganjar nyanyi bareng slank 18 M cuma sehari ..mereka diam juga..
Kenapa dengan Anies yg hanya 550 Jt dan dipakai lama mereka sok perduli anggaran..??”

Dalam unggahan ini juga ada link artikel yang berjudul “Mengapa Mereka Diam Ketika Ahok Membeli Tanaman Plastik Rp 8 Miliar?” yang dimuat di situs ngelmu[dot]co

Advertisement

Sumber :
1. web[dot]archive[dot]org/web/20190723044550/https://www.facebook.com/groups/634339260092972/permalink/1114537658739794/ – Dikriim ke grup UNITED MUSLIM CYBER ARMY [UMCA:registered:] ( fb.com/groups/634339260092972 ) – Sudah dibagikan 1145 kali saat tangkapan layar diambil.

2. http://archive.fo/TptGp – Tautan arsip artikel di situs ngelmu[dot]co

=============================================

PENJELASAN

Dilansir dari laman Kompas.com, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat, Iswandi, menyebut, lampu hias berwujud pohon plastik atau lampu pohon merupakan pengadaan tahun 2017. Lampu hias itu kini menjadi barang inventaris Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat.

Iswandi menyampaikan harga satu set lampu hias itu sekitar Rp 8 juta. Ada 48 set lampu hias yang sempat dipasang di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat pada 28-29 Mei 2018.

Advertisement

“Pokoknya harganya Rp 8 juta satu unit, tinggal kalikan saja. (Nilainya) Rp 397.063.200,” kata dia.

Iswandi menyampaikan, Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat sebenarnya memiliki 63 set lampu hias model tersebut. Sebanyak 48 lampu hias yang telah dicopot disimpan di gudang, sementara sisanya masih dipasang di sekitar Balai Kota DKI Jakarta dan gedung DPRD DKI Jakarta.

Menurut Iswandi, pada tahun 2017, pengadaan lampu hias itu dianggarkan dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pengadaan lampu hias pencahayaan kota. Anggaran DPA itu Rp 1,4 miliar. Namun, angka itu tidak hanya untuk pengadaan lampu hias berwujud pohon plastik. Ada pula hiasan lampu yang digantung serta dililit di pohon, dan lainnya.

“Jadi, bukan murni Rp 1,4 miliar itu lampu pohon,” ucap Iswandi.

Sandiaga menjelaskan, anggaran senilai Rp 8,1 miliar di Dinas Kehutanan DKI Jakarta digunakan untuk pengadaan pohon asli di wilayah Jakarta. Sementara anggaran Rp 2,2 miliar di Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat dianggarkan untuk penunjang Asian Games.

Advertisement

Kadis Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Yuli Hartono menyatakan tak ada anggaran pengadaan pohon imitasi di 2018. Menurutnya, pohon imitasi yang ada semua dibeli tahun 2017, era pemerintahan basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Yuli pun menegaskan pembelian pohon imitasi itu dilakukan saat masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. “Iya (dianggarkan saat zaman Ahok),” ucapnya.

Sebelumnya, Sudin PE Jakarta Pusat memasang 48 pohon imitasi yang merupakan lampu hias di trotoar sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga Thamrin. Namun, pohon itu kemudian dicabut karena dianggap menghalangi para pejalan kaki.

Pohon imitasi tersebut dibeli dengan harga Rp 8.272.150 (di luar PPN) per unitnya pada tahun 2017. Total anggaran untuk pengadaan pohon imitasi itu sebesar Rp 573.259.995.

Sementara itu, melalui CNNIndonesia.com, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjawab kritik terkait pelaksanaan acara Apel Kebangsaan ‘Kita Merah Putih’ yang dituding menghamburkan uang. Politikus PDIP itu mengatakan pengadaan anggaran acara yang mencapai Rp18 miliar sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami sangat transparan, maka siapa pun bisa melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlah ‘monggo’, tapi kami harus menghadirkan seluruh masyarakat di Jawa Tengah,” kata Ganjar di Semarang, Jumat (15/3) malam, dikutip Antara.
Menurut Ganjar, besar kecilnya anggaran kegiatan itu bersifat relatif. Ganjar memastikan acara itu bakal dihadiri sekitar 130 ribu orang yang berasal dari 35 kabupaten/kota.

Advertisement

Terkait instalasi bambu Getah Getih, laman Liputan6.com melaporkan bahwa dari pembuatan hingga pemasangan instalasi instalasi seni tersebut, Pemprov DKI Jakarta menghabiskan Anggaran senilai Rp 550 juta.
Anggaran tersebut berasal dari 10 BUMD DKI dengan sistem konsorsium. Dengan dana yang cukup besar dan hanya bertahan 11 bulan saja, membuat Anies Baswedan banyak dikritisi netizen dan dianggap menghambur-hamburkan dana.

REFERENSI :
https://cekfakta.tempo.co/fakta/345/fakta-atau-hoaks-benarkah-pemprov-dki-jakarta-menghabiskan-dana-rp-8-miliar-untuk-pengadaan-tanaman-plastik
https://megapolitan.kompas.com/read/2018/06/04/05531951/fakta-tentang-anggaran-pohon-plastik-di-jakarta?page=all
https://news.detik.com/berita/d-4053031/tak-dianggarkan-oleh-anies-pohon-imitasi-dibeli-di-zaman-ahok?tag_from=news_beritaTerkait
https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20190316150107-227-377842/netizen-ramaikan-slankmakanduitrakyat-pada-apel-rp18-miliar
https://hot.liputan6.com/read/4017027/7-fakta-bambu-getah-getih-instalasi-seni-kebanggaan-anies-baswedan-yang-dibongkar

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...