Connect with us

Daerah

Usai Subuh Berjamaah, Gubernur Ansar Tinjau Poyek Jembatan

Published

on

Mengawali hari kedua kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kepulauan Anambas, pada Senin (5/4) pagi, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad melaksanakan solat subuh berjamaah di Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa. Usai solat subuh berjamaah Gubernur Ansar dengan khidmat mendengarkan tausyiah Subuh yang dibawakan oleh Haji Tandar bin Umar yang membawakan tema untuk tidak bersombong sebagai manusia di hadapan Allah SWT.

 

Kegiatan Subuh itu kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon kurma di lingkungan sekitar Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa. Gubernur Ansar bersama dengan Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris bersama-sama menanam dan menyiram air ke pohon kurma yang ditanam.

Gubernur Ansar ingin agar pohon-pohon kurma yang ditanam ini tidak hanya sekedar sebagai pemanis belaka bagi lingkungan Masjid Agung, tetapi dapat dipanen buahnya untuk dijadikan penganan bagi jama’ah masjid atau dijual guna menambah kas masjid.

Advertisement

 

“Ini pohon kurma kan sayang kalau hanya dijadikan hiasan pelataran mesjid saja. Saya minta ini dirawat betul-betul lah supaya cepat dan bagus berbuahnya, apalagi ini bibitnya sudah bagus. Kalau bisa dijual lebih bagus lagi untuk menambah infak mesjid, nanti-nanti saya kunjungan kesini lagi dah bisalah kita makan buah kurma,” ucapnya.

Selanjutnya Gubernur Ansar beserta rombongan menuju tempat peninjauan proyek Jembatan Selayang Pandang II. Masih menggunakan sarung dan kopiah Gubernur Ansar berboncengan motor dengan staf khusus Safaruddin Aluan ke lokasi proyek. Setibanya disana Gubernur Ansar didampingi oleh Bupati Kepulauan Anambas Abdul Harris dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra melihat progres pembangunan jembatan Selayang Pandang II.

 

Jembatan Selayang Pandang II dibangun dengan total dana 77,4 miliar dengan sistem sharing antara APBD Kabupaten Kepulauan Anambas dengan APBD Provinsi Kepulauan Riau. Saat ini masih dibutuhkan dana hibah dari Provinsi sebanyak 18 miliar guna menyelesaikan pembangunan jembatan.

Advertisement

Saat ditanya kapan pembangunan jembatan ini selesai, Bupati Abdul Harris menjawab jembatan Selayang Pandang II akan selesai pada bulan Desember 2021. Gubernur Ansar pun menekankan agar target bulan Desember tersebut dapat tercapai.

“Pengerjaannya harus di kebut terus ini. Supaya bulan Desember sudah bisa dinikmati masyarakat. Juga pembangunan jembatan ini harus bisa disesuaikan dengan perkembangan Tarempa jadi kalau Selayang Pandang I bisa dilalui mobil maka Selayang Pandang II harus bisa dilalui truk besar,” kata Gubernur Ansar.

 

Jembatan Selayang Pandang II memiliki lebar 7 meter lebih lebar 2 meter dibandingkan dengan jembatan Selayang Pandang I yang berlebar 5 meter. Jembatan SP II juga sudah diuji ketahanannya sehingga bisa menahan beban kendaraan 30 ton. Nantinya Jembatan Selayang Pandang I akan dialihfungsikan menjadi jalur khusus sepeda dan jogging track. Kendaraan bermotor akan melewati jembatan Selayang Pandang II.

Usai meninjau progres pembangunan jembatan Selayang Pandang II Gubernur Ansar kemudian berkunjung ke RSUD Tarempa. Disana ia disambut langsung oleh kepala RSUD Tarempa dr. Rini dan berkeliling melihat ruangan-ruangan yang ada di rumah sakit tersebut antara lain ruang rawat inap, ruang poliklinik, ruang operasi, dan ruang radiologi.

Advertisement

 

Gubernur Ansar kemudian berjanji akan memberikan alokasi dana untuk alat-alat bantuan medis ke RSUD Tarempa sehingga pasien yang dirawat di Tarempa tidak perlu dirujuk ke Tanjungpinang atau Batam.

“Nanti kami Pemerintah Provinsi akan bantu dalam alat-alat seperti alat fisioterapi atau alat medical check up. Saya cuman minta Pemkab untuk merenovasi bagian-bagian rumah sakit biar lebih bagus lagi,” tuturnya.

 

Terkait akreditasi RSUD Tarempa yang belum bisa terpenuhi karena terganjal syarat harus memiliki minimal 2 orang dokter spesialis Gubernur Ansar memberikan solusi agar menyekolahkan putra-putri daerah asli Anambas mengambil pendidikan dokter spesialis. Saat ini RSUD Tarempa hanya memiliki dokter spesialis kebidanan, sementara yang paling dibutuhkan adalah dokter spesialis penyakit dalam.

Advertisement

“Terkait akreditasi itu, kalau orang luar tidak mau bekerja dan mengabdi disini, kita berangkatkan anak-anak asli Tarempa ke universitas yang bagus, kita beri fasilitas yang bagus. Nanti mereka selesai ambil spesialisasi kita buatkan kontrak mau bekerja minimal 20 tahun, kalau melanggar komitmen itu kita denda,” tegas Gubernur Ansar.

 

Gubernur Ansar pun mengakhiri kunjungan kerjanya hari ini di Tarempa dengan bersarapan bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat Tarempa di Kedai Kopi Loka. Tampak gubernur berbincang santai dengan para tokoh masyarakat dan menerima nasihat dan masukan dari mereka.

rn(rls/kp)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...