Politik
Titik Api Masih di Atas 1.500, M. Husni Dorong Percepatan Penanganan Karhutla Sumsel
Published
3 jam agoon
Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Husni, mendorong penguatan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Kebakaran yang terus berulang tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, penerbangan, serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Husni usai meninjau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Sabtu (10/10/2026). Ia menilai dampak karhutla harus segera ditangani, terutama karena asap kebakaran dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk di Kota Palembang yang relatif dekat dengan kawasan terdampak.
“Tentunya kita, kami Komisi VIII ingin sesegera mungkin kebakaran hutan ini cepat teratasi,” ujar Husni.
Ia menjelaskan, penanganan karhutla memiliki tantangan tersendiri dibandingkan dengan bencana lain, seperti gempa bumi, yang umumnya memiliki periode tanggap darurat lebih terukur. Pada karhutla, durasi penanganan sangat bergantung pada kondisi api dan luas wilayah yang terbakar.
“Kalau masalah kebakaran hutan, selama api itu belum padam, selama penyebaran api masih masif, itu tidak bisa ditentukan kapan selesainya. Jadi, kebakaran hutan ini biasanya diselesaikan ketika sudah memasuki musim hujan,” jelasnya.
Husni mengapresiasi upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Sumatera Selatan dalam menangani karhutla. Berdasarkan data titik api yang dilihatnya saat kunjungan, jumlah titik api masih berada di atas 1.500 titik, meskipun telah menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai lebih dari 2.000 titik.
Meski menunjukkan tren penurunan, ia mengingatkan agar upaya penanganan tidak mengendur. Karhutla yang berkepanjangan dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit pernapasan.
“Ini tentunya memang kita tahu terjadi penurunan dari kemarin, 2.000 lebih. Namun, harus sesegera mungkin teratasi karena akan menimbulkan penyakit-penyakit lain, seperti sesak napas dan lain sebagainya,” tambah Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Lebih lanjut, Husni menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari BPBD dan BNPB, Kementerian Kehutanan, dinas perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, hingga TNI dan Polri. Koordinasi dan sinergi antarlembaga perlu terus diperkuat agar upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran berjalan lebih efektif.
Ia juga menyoroti peran sektor perkebunan dalam mengantisipasi kebakaran. Menurutnya, perusahaan perkebunan berskala besar perlu menyediakan sumber air, antara lain melalui pembangunan embung atau kolam penampungan, untuk mendukung upaya pemadaman saat kebakaran terjadi.
“Dari pihak dinas perkebunan, setiap perkebunan besar harus punya sumber-sumber air yang biasa disebut embung. Jadi, bila terjadi kebakaran, mereka bisa cepat mengantisipasinya,” pungkas Husni.
You may like
Wamenhan Buka Turnamen Tenis Lapangan Kemhan RI dan TNI dalam Rangka HUT ke-81 TNI
Novita Wijayanti: Infrastruktur Air dan Pengelolaan Sampah Penting bagi Masa Depan Labuan Bajo
Ade Rezki Tekankan K3 Tanpa Diskriminasi, Pekerja Lokal dan Asing Wajib Terlindungi
Titik Api Masih di Atas 1.500, M. Husni Dorong Percepatan Penanganan Karhutla Sumsel
Atasi Kekurangan Dokter di Sulteng, Putih Sari Usulkan Penguatan Program Beasiswa Spesialis
Ade Rezki Dorong Revitalisasi RSUD di Sulteng, Cek Kesehatan Gratis Perlu Dipercepat
Bambang Haryo: Konektivitas Industri Harus Buka Peluang Lebih Besar bagi UMKM
Putih Sari Soroti Ketimpangan Tenaga Kesehatan, Minta Layanan hingga Pelosok Diperkuat
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

