Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [FALSE] “this baby ate the mother’s bowel”

Published

on

The baby in the video suffers “Harlequin Ichthyosis” genetic disorder, unrelated to any of bombastic claims in the narrative.

More @ EXPLANATION and REFERENCE section.

======

CATEGORY

False context.

Advertisement

======

SOURCE

WhatsApp broadcast message.

======

NARRATIVE

“The baby spend 11 month in the mother’s belly
After the mother’s bowel eaten by the baby, doctor operate the mother to extract the baby… When the baby came out, the baby bite the nurse’s hand… After 3 hours the Nurse died, the Baby’s MOTHER died after the baby came out… The baby born with 8 kilogram weight, after 3 hours grown heavier to 13 kilogram… The baby is born in fridau, it’s unknown what God gave to warn us all… The baby is killed after, the baby died after the doctor gave death injection 17 times… This story really happen in India… Only God knows 👇👇”

Advertisement

(“Bayi ini 11 bln dlm perut ibunya.
Habis usus ibunya dimakan oleh Bayi ini, kemudian dokter mengoprasi ibunya untuk mengeluarkan Bayi ini… Ketika Bayi ini keluar, dia gigit tangan perawat… Setelah 3 jam si Perawat meninggal, IBU Bayi ini pun meninggal setelah Bayi ini keluar… Bayi ini lahir dgn berat 8 kg, setelah 3 jam bertambah naik beratnya menjadi 13 kg… Bayi ini lahir hari jumat, tidak tahu Allah ingin kasi peringatan apa untuk kita semua… Bayi ni kemudian dibunuh, dokter memberinya suntik mematikan sampai 17 kali baru bayi ini mati… Ini kisah benar-benar terjadi di India… Wallahu A’lam 👇👇”)

======

EXPLANATION

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2qYG8Rs, First Draft News: “FALSE CONTEXT

When genuine content is shared with false contextual information”

  • The SOURCE shared video of a baby which suffers “Harlequin Ichthyosis” genetic disorder.
  • The SOURCE added false narrative which has caused false conclusion.

(2) Wikipedia: “Harlequin-type ichthyosis

Harlequin-type ichthyosis is a genetic disorder which results in thickened skin over nearly the entire body at birth.[4] The skin forms large, diamond-shaped plates that are separated by deep cracks.[4] They affect the shape of the eyelids, nose, mouth, and ears, and limit movement of the arms and legs.[4] Restricted movement of the chest can lead to breathing difficulties.[4] These plates fall off over several weeks.[3] Other complications can include premature birth, infection, problems with body temperature, and dehydration.[4][5] …”

Advertisement

More @ http://bit.ly/2Y0LYSw.


(3) Genetics Home Reference: “Harlequin ichthyosis

Harlequin ichthyosis is a severe genetic disorder that mainly affects the skin. Infants with this condition are born with very hard, thick skin covering most of their bodies. The skin forms large, diamond-shaped plates that are separated by deep cracks (fissures). These skin abnormalities affect the shape of the eyelids, nose, mouth, and ears, and limit movement of the arms and legs. Restricted movement of the chest can lead to breathing difficulties and respiratory failure. …”

More @ http://bit.ly/2wfc5re / http://archive.md/R0QE (backup archive).

======

REFERENCE

Advertisement

(1) Alt News: “Video of baby suffering from rare genetic disorder shared as ‘demon’ baby born in Assam

A video of a baby with hard, cracked skin has been widely shared by social media users. “Rakshas born in asam Baby born after 11 months of pregnancy Killed mother during birth The nurse who took care of it died within 3 hours of touching”, reads the claim sent to Alt News’s official app. It is being claimed that a devil child born in Assam took the life of the mother who gave him birth. The nurse who took care of the child also died in three hours of touching the child, the message further adds. …”

More @ http://bit.ly/2qQZFXW / http://archive.md/mX50a (backup archive).


(2) Google Maps: “Assam
অসম
India …”

More @ http://bit.ly/2XSezJv.


(3) turnbackhoax.id @ August 21 2018: [FALSE] “A mother gives birth to a baby like a kodo”, more on previous post @ http://bit.ly/2OpNeew.

(Note: “kodo” is “kodok”, a frog).

======

Advertisement

Source: http://bit.ly/2OnhZ3M, also published in English due to the location of the occurance is outside of Indonesia.

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...