Connect with us

Nasional

Buya Syafii: Yang Mulai Presiden, Bangsa Bisa Oleng

Fikri

Published

on

Kabarpolitik.com — Merasa prihatin atas meninggalnya 115 tenaga medis akibat Covid-19, Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafii Maarif, menyampaikan pesan ke Presiden Jokowi.

Keprihatinannya itu berdasar data Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas wafatnya 115 tenaga medis tersebut.

“Yang mulia Presiden Republik Indonesia, sebagai salah seorang yang tertua di negeri ini, batin saya menjerit dan goncang membaca berita kematian para dokter yang sudah berada pada angka 115 pagi ini, plus tenaga medis yang juga wafat dalam jumlah besar pula,” begitu isi pesan Buya Syafii kepada Presiden Jokowi sebagaimana yang diperoleh JawaPos.com (grup FAJAR), Minggu (13/9/2020).

Ulama yang tinggal di Jogjakarta itu meminta Jokowi untuk memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk berupaya maksimal menolong nyawa para tenaga medis. Sebab, dokter dan tenaga medis merupakan garda terdepan upaya penanganan Covid-19.

“Pak Presiden, mohon diperintahkan kepada Menteri Kesehatan dan jajarannya untuk berupaya semaksimal mungkin menolong nyawa para dokter ini. Jika begini terus, bangsa ini bisa oleng karena kematian para dokter, saban hari dalam tugas kemanusiaannya di garis paling depan,” harap Buya Syafii.

Sebagaimana diketahui, Tim Mitigasi PB IDI mencatat sebanyak 115 dokter di Indonesia meninggal dunia akibat Covid-19. Dalam catatan tersebut, jumlah dokter umum yang gugur sebanyak 57 orang, dokter spesialis 51 orang, dan guru besar tujuh orang.

(Fajar)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *