Connect with us

Politik

Dugaan ‘Fasilitas Mewah’ di Lapas Cibinong, Prana Putra Sohe Desak Investigasi Independen dan Transparan

Published

on

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Prana Putra Sohe atau yang akrab disapa Nanan, mendesak pemerintah serius dan transparan mengusut dugaan adanya fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Bogor, sebagaimana temuan Ombudsman.

Nanan menilai dugaan tersebut perlu diusut secara menyeluruh, termasuk menelusuri proses pembangunan, pihak-pihak yang mengetahui, serta kemungkinan adanya pembiaran terhadap fasilitas yang disebut berada di lingkungan lapas tersebut.

“Ini harus diusut secara serius dan transparan. Jangan berhenti hanya pada ditemukannya fasilitas tersebut, tetapi harus ditelusuri bagaimana fasilitas itu bisa dibangun, siapa yang mengetahui, dan sejak kapan prosesnya berlangsung,” kata Nanan di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Menurut Nanan, berdasarkan gambar yang beredar di publik, terdapat dugaan bahwa pembangunan fasilitas tersebut bukan sesuatu yang dilakukan secara tiba-tiba. Jika nantinya hasil investigasi membuktikan fasilitas itu memang dibangun dalam kurun waktu yang panjang dan melalui proses yang terencana, maka perlu dipertanyakan bagaimana pengawasan internal dapat melewatkannya.

Karena itu, Nanan meminta penyelidikan tidak hanya berfokus pada pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), tetapi juga membuka kemungkinan pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang terkait, apabila ditemukan bukti keterlibatan atau pengetahuan mereka mengenai pembangunan fasilitas tersebut.

Advertisement

“Kalau benar pembangunan itu berlangsung lama dan terencana, tentu harus dijelaskan bagaimana pengawasan berjalan. Tidak boleh ada kesimpulan prematur, tetapi semua pihak yang berdasarkan bukti mengetahui atau terlibat harus diperiksa secara proporsional,” ujar mantan Wali Kota Lubuklinggau dua periode tersebut.

Nanan juga menyatakan mendukung langkah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan membentuk tim investigasi untuk mengusut persoalan tersebut. Namun, ia mengingatkan agar tim yang dibentuk memiliki independensi dan profesionalisme yang kuat.

“Tim investigasi harus benar-benar independen dan profesional. Jangan sampai pemeriksaan hanya menjadi formalitas. Kasus seperti ini berpotensi menyentuh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan atau pengaruh, sehingga integritas tim dan proses pemeriksaannya harus dijaga,” tegasnya.

Ia meminta hasil investigasi nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku. Transparansi dinilai penting agar masyarakat mengetahui duduk perkara sebenarnya sekaligus memastikan setiap dugaan pelanggaran ditindak berdasarkan bukti.

“Publik berhak mendapatkan penjelasan yang terang. Kalau memang ada pelanggaran, siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses sesuai aturan. Sebaliknya, jangan sampai ada pihak yang dituduh tanpa dasar yang cukup. Karena itu investigasi harus berbasis fakta dan bukti,” kata Nanan.

Advertisement

Lebih jauh, Nanan menilai persoalan ini harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, pembenahan tidak cukup hanya mengandalkan integritas dan penguatan kapasitas petugas, tetapi juga harus diimbangi dengan dukungan teknologi yang terintegrasi.

“Evaluasi terhadap lapas harus dilakukan secara menyeluruh. Penguatan SDM dan integritas petugas tentu penting, tetapi itu harus diimbangi dengan optimalisasi teknologi yang terintegrasi dan mampu mendukung pengawasan secara real time. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya bergantung pada laporan atau pemeriksaan setelah kejadian, tetapi bisa dilakukan secara lebih cepat dan terukur,” ujarnya.

Nanan mengatakan dirinya sudah cukup lama menyuarakan perlunya evaluasi total terhadap sistem dan tata kelola lapas. Menurutnya, evaluasi tersebut penting untuk melihat apakah mekanisme pengawasan yang selama ini berjalan benar-benar mampu mencegah terjadinya pelanggaran dan mendeteksi persoalan sejak dini.

“Saya sudah cukup lama menyuarakan evaluasi total terhadap lapas, tetapi nampaknya sampai hari ini belum juga diindahkan secara serius. Kalau evaluasi menyeluruh ini belum kunjung dilakukan, bukan tidak mungkin kasus seperti yang terjadi di Lapas Cibinong akan kembali berulang di tempat lain,” kata Nanan.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat sistem pengawasan, mulai dari pemantauan aktivitas secara real time, integrasi sistem informasi, hingga mekanisme peringatan dini terhadap kondisi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Advertisement

“Teknologi bukan untuk menggantikan peran petugas, tetapi untuk memperkuat pengawasan. SDM yang berintegritas harus didukung sistem yang baik. Kalau manusia dan teknologi berjalan beriringan, ruang untuk terjadinya pembiaran atau pelanggaran bisa semakin dipersempit. Dan apabila ada yang merusak sistem itu maka orang itu lah yang harusnya di sanksi berat, jangan sampai petugas diberi sanksi hanya karena kelemahan sistemnya sendiri,” tuturnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jawa Barat Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jawa Barat
Politik16 menit ago

Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jabar

Anggota Komisi XI DPR RI Mulyadi meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meninjau metode penetapan target penerimaan pajak di Jawa Barat....

Komisi XIII Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan Komisi XIII Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Politik19 menit ago

Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan

Komisi XIII DPR RI mendorong penguatan pembinaan keterampilan dan kemudahan akses hak integrasi sosial bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan....

Komisi I Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II Komisi I Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Politik19 menit ago

Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II

Komisi I DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini...

Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Komisi XIII Soroti Integritas Petugas Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Komisi XIII Soroti Integritas Petugas
Politik2 hari ago

Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Andreas Hugo Pareira Soroti Integritas Petugas

Komisi XIII DPR RI mendorong pembenahan menyeluruh terhadap sistem pemasyarakatan menyusul terungkapnya kasus pesta narkoba yang melibatkan narapidana di Rumah...

Dokumentasi Sejarah Penting Perkuat Hak Masyarakat Adat Dokumentasi Sejarah Penting Perkuat Hak Masyarakat Adat
Politik2 hari ago

Andi Yuliani Paris: Dokumentasi Sejarah Penting Perkuat Hak Masyarakat Adat

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andi Yuliani Paris menyoroti pentingnya pendokumentasian sejarah, nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat adat...

Perlancar Proses Penyusunan, Delapan Fraksi Setujui Bahtra Jadi Ketua Panja RUU Pemilu Perlancar Proses Penyusunan, Delapan Fraksi Setujui Bahtra Jadi Ketua Panja RUU Pemilu
Politik2 hari ago

Bahtra Banong Jadi Ketua Panja RUU Pemilu

Komisi II DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu) sekaligus menetapkan Bahtra...

Usut Tuntas Dugaan Praktik Judol di Rumah Dinas TNI, Periksa Secara Transparan! Usut Tuntas Dugaan Praktik Judol di Rumah Dinas TNI, Periksa Secara Transparan!
Politik2 hari ago

Usut Tuntas Dugaan Praktik Judol di Rumah Dinas TNI, Sukamta: Periksa Secara Transparan!

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendesak pengusutan menyeluruh terhadap kasus dugaan praktik judi online (judol) yang berlangsung di...

Setjen DPR Perkuat Standardisasi Penyusunan Risalah Persidangan lewat Sosialisasi Pedoman Teknis Setjen DPR Perkuat Standardisasi Penyusunan Risalah Persidangan lewat Sosialisasi Pedoman Teknis
Politik2 hari ago

Setjen DPR RI Perkuat Standardisasi Penyusunan Risalah Persidangan lewat Sosialisasi Pedoman Teknis

Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mendorong penguatan profesionalisme dan keseragaman standar teknis dalam penyusunan risalah rapat maupun persidangan di lingkungan...

Puan Hadiri Pemilihan Ketua Parlemen Dunia, Disambut Hangat Delegasi Negara Lain Puan Hadiri Pemilihan Ketua Parlemen Dunia, Disambut Hangat Delegasi Negara Lain
Politik2 hari ago

Puan Maharani Hadiri Pemilihan Ketua Parlemen Dunia, Disambut Hangat Delegasi Negara Lain

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Selain sidang tahunan, forum parlemen...

Di Forum Parlemen Dunia, Irine Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global Di Forum Parlemen Dunia, Irine Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global
Politik2 hari ago

Di Forum Parlemen Dunia, Irine Yusiana Roba Putri Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mendorong penguatan keamanan maritim untuk menghadapi...