Connect with us

Nasional

Grafiknya Menurun, Mendagri: Pilkada dan Penularan Covid-19 Tidak Berkorelasi…

Fikri

Published

on

Kabarpolitik.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai pemanfaatan hand sanitizer dan masker sebagai alat peraga kampanye (APK) jauh lebih efektif dibandingkan menggunakan baliho. Masker dan hand sanitizer sekaligus untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Masker lebih efektif daripada baliho. Baliho itu statis, yang nonton orangnya lewat-lewat itu saja. Tapi kalau masker bisa masuk sampai ke gang-gang, ke pasar, tempat ibadah. Sebetulnya yang pakai masker pasangan calon, menjadi ajang promosi,” kata Tito dalam keterangannya, Selasa (20/10).

Tito lantas menyampaikan catatan penting dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dalam rapat di Istana Negara pada Senin (19/10). Menurutnya, beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada grafik penularan Covid-19 cenderung mengalami penurunan.

Menurutnya, daerah yang semula berstatus zona merah berubah menjadi zona oranye atau kuning. Demikian juga yang semula zona oranye berubah menjadi zona kuning, dan yang zona kuning bergerak menjadi zona hijau.

“Nah, ini artinya apa? Artinya Pilkada yang tadinya diperkirakan, dikhawatirkan, akan menjadi media penularan, ternyata (tidak terjadi). Artinya, korelasi antara Pilkada dengan penularan Covid-19 tidak memiliki korelasi langsung, yang memiliki korelasi adalah kepatuhan protokol,” ujar Tito.

“Jadi apakah daerah itu ada Pilkada atau tidak, sepanjang protokol Covid-19 dilakukan secara ketat dan pengawasan oleh Forkopimda dilakukan, itu bisa menekan penularan,” sambungnya.

(Fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *