Politik
Melly Goeslaw Dorong Hak Cipta Makin Kuat di Era Digital dan AI
Published
1 jam agoon
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Melly Goeslaw, mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Menurutnya, revisi diperlukan untuk memastikan karya pencipta mendapat pelindungan hukum sekaligus memiliki nilai ekonomi sebagai aset, terutama di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI).
Melly menilai pelindungan hak cipta tidak hanya berkaitan dengan kepastian hukum, tetapi juga keberlangsungan profesi pelaku industri kreatif. Regulasi yang diperbarui, kata dia, harus mampu menciptakan ekosistem yang membuat generasi muda tetap tertarik menjadi pencipta karya.
“Mempertahankan ekosistem, jangan sampai ada anak-anak muda yang malas menjadi komposer atau malas menjadi penulis buku karena merasa tidak ada uangnya. Jangan sampai begitu. Jadi, ini seperti kita perbaiki,” ujar Melly usai rapat kerja Baleg dengan pemerintah membahas RUU Hak Cipta di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Srikandi Fraksi Partai Gerindra itu juga menyoroti pentingnya pengakuan karya intelektual sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi. Ia mencontohkan karya lagu yang semestinya dapat menjadi aset bagi penciptanya.
“Saya punya lagu, sudah 600 lagu. Paling tidak, karya-karya saya juga bisa dianggap sebagai aset. Kalau sekarang, semapan-mapannya Ahmad Dhani, saya, Once, Bebi Romeo, tetap saja kalau kita mau leasing atau KPR, lagu itu tidak bisa menjadi jaminan. Padahal ini adalah aset. Jadi, ini yang kita perjuangkan juga,” jelasnya.
Menurut Melly, perkembangan teknologi digital dan AI membuat pembaruan regulasi hak cipta semakin penting. Selain pelindungan karya, pembenahan sistem royalti juga diperlukan agar pemilik hak cipta memperoleh manfaat ekonomi yang layak.
“Sekarang era digitalisasi, terus AI itu sudah pasti. Carut-marut royalti ini kita sedang benahi sehingga pemusik, atau bukan hanya pemusik tetapi pemilik hak cipta, hidupnya bisa layak di kemudian hari karena royalti tersebut,” tuturnya.
Melly turut mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk membuat sistem pendataan dan penghitungan penggunaan karya lebih transparan. Menurutnya, pencipta perlu dapat mengetahui seberapa sering karya mereka digunakan sehingga perhitungan royalti dapat dilakukan secara lebih akurat.
“Sekarang sudah era digital. Mungkin kalau orang masuk ke karaoke, kalau dulu mencari lagu ‘Menghitung Hari’ itu dihitung dan dicari. Sekarang mungkin bisa pakai barcode, sehingga penciptanya juga bisa tahu hari ini yang menyanyikan lagu ‘Menghitung Hari’ ada berapa orang. Seperti kita lihat di Spotify, streaming-nya kan jumlahnya secara real time kelihatan. Paling tidak seperti itu sudah bisa dilakukan sekarang,” paparnya.
Muhammad Husein Fadlulloh: Diplomasi Parlemen Harus Bawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global
Muhammad Khozin: Konflik Pertanahan di Jambi Perlu Diinventarisasi, Tindak Lanjut Lewat Reforma Agraria
Desy Ratnasari: Kerja Sama dengan Banyak Negara Penting Guna Perluas Konektivitas Penerbangan Internasional
Anisah Syakur: Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis BKSAP dalam Kolaborasi Riset, SDM, dan Kajian Kebijakan
Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda
Petani Harus Nikmati Nilai Tambah, Darori Dorong Karet Tak Lagi Dijual Mentah
Husein Fadlulloh Tegaskan Diplomasi Parlemen Harus Berbuah untuk Kepentingan Nasional
Melly Goeslaw Dorong Hak Cipta Makin Kuat di Era Digital dan AI
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Muhammad Husein Fadlulloh: Diplomasi Parlemen Harus Bawa Aspirasi Rakyat ke Forum Global
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menekankan pentingnya peran diplomasi parlemen untuk menyuarakan kepentingan nasional dan aspirasi masyarakat...
Muhammad Khozin: Konflik Pertanahan di Jambi Perlu Diinventarisasi, Tindak Lanjut Lewat Reforma Agraria
Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mendorong Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten/kota untuk segera melakukan inventarisasi dan pemetaan...
Desy Ratnasari: Kerja Sama dengan Banyak Negara Penting Guna Perluas Konektivitas Penerbangan Internasional
Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari menilai konektivitas penerbangan internasional perlu diperluas agar akses ke berbagai daerah di Indonesia...
Anisah Syakur: Perguruan Tinggi Jadi Mitra Strategis BKSAP dalam Kolaborasi Riset, SDM, dan Kajian Kebijakan
Anggota BKSAP DPR RI Anisah Syakur mendorong penguatan kolaborasi antara BKSAP DPR RI dan perguruan tinggi agar diplomasi parlemen tidak...
Melly Goeslaw Dorong Revisi UU Hak Cipta untuk Lindungi Karya dan Aset Kreator
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Melly Goeslaw mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014...
Serap Aspirasi di Sulsel, Rifqinizamy Karsayuda: Pengelolaan Sampah Harus Jadi Perhatian
Komisi II DPR RI menegaskan komitmen untuk terus memperkuat posisi sebagai penyambung lidah aspirasi dari pemerintah daerah (Pemda) ke pemerintah...
Agun Gunandjar Sudarsa Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Bukittinggi dan Yayasan Fort de Kock
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa menyoroti sengketa tanah antara Pemerintah Kota Bukittinggi dan Yayasan Fort de...
Amelia Anggraini: Batasan Tanggung Jawab Ekosistem Digital Harus Diatur Tegas
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menyoroti pentingnya kejelasan tanggung jawab bersama dalam ekosistem digital yang melibatkan pemilik data...
Minta Karet Masuk Skema BPDP, Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro: Petani Perlu Nilai Tambah
Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro menegaskan pentingnya transformasi sektor karet dari hulu hingga hilir. Menurutnya karet tidak boleh...
MagangHub Batch II, BK DPR Bekali Generasi Muda Nilai Integritas dan Pengalaman Parlemen
Kepala Badan Keahlian (BK) DPR RI Bayu Dwi Anggono menegaskan pentingnya pembekalan dan pemahaman mendalam bagi para peserta magang agar...

