Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH] Dapat Suara Terbanyak Menjadi Ketua DPR, Puan Berjanji Akan Mensejahterakan Partai

Published

on

Artikel dalam
petroksi[dot]blogspot[dot]com mencampurkan artikel-artikel dari media arus
utama lalu memelintirnya. Melalui hasil penelusuran, Puan Maharani tidak mengeluarkan
pernyataan dirinya menjadi Ketua DPR akan menyejahterakan partai.

=====

Kategori:
Misleading Content/Konten yang Menyesatkan

=====

Sumber: Facebook
dan Laman Daring

Advertisement

Petroksi[dot]blogspot[dot]com/2019/09/dapat-suara-terbanyak-menjadi-ketua-dpr.html

Archive:

https://archive.fo/LukPg

https://archive.fo/VMs8z

=====

Advertisement

Narasi:

1) Dapat Suara Terbanyak Menjadi Ketua DPR, Puan Berjanji Akan Mensejahterakan Partai

2) Dapat Suara
Terbanyak Menjadi Ketua DPR, Puan Berjanji Akan Mensejahterakan Partai

PETROKSI-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan
politikus PDIP Puan Maharani sebagai anggota legislatif periode 2019-2024
dengan suara terbanyak. Ia mengantongi 404.034 suara di dapil Jawa Tengah V.

“Hal itu
sangat mungkin karena Mbak Puan meraih suara terbanyak dan Beliau juga
mempunyai pengalaman yang cukup lengkap di mana Beliau pernah menjadi ketua
fraksi dan kemudian menjadi Menko hingga saat ini,” ucap Wasekjen PDIP
Sadarestuwati saat dikonfirmasi, Minggu, 1 September 2019.

Advertisement

Puan Maharani tak
mempermasalahkan bilamana ada pihak yang mengusulkan adanya cek kapabilitas
bagi sosok yang akan menduduki Ketua DPR RI. Namun, Puan mengatakan bahwa
posisi Ketua DPR RI sebagaimana amanat undang-undang akan ditempati oleh partai
pemenang pemilu.

Puan menuturkan
PDIP sendiri merupakan partai politik pemenang Pemilu 2019. Sedangkan berdasar
UUD MD3 partai pemenang yang berhak mendapatkan kursi Ketua DPR RI dan salah
satu kader yang mendapatkan suara paling tinggi adalah Puan.

“Ya kalau mau
dilihat mau dicek (kapabilitas) ya silakan saja. Tapi kan ini posisi Ketua DPR
itu merupakan posisi penugasan politik atas dasar undang-undang yang menyatakan
bahwa partai pemenang pemilu akan mendapatkan posisi Ketua DPR,” kata
Puan.

Ya dilihat saja
sendiri bahwa alhamdulliah saya sudah tiga kali menjadi caleg kemudian jadi
anggota DPR ya,dicek sendiri saja. Suara saya terakhir 404 ribu merupakan suara
terbanyak di nasional dan lain lain sebagainya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua
Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat mengisyaratkan agar Puan menjadi Ketua
DPR RI. Hal itu, bermula saat Megawati menceritakan bagaimana cara dirinya
memenangkan putrinya itu dengan memperoleh suara terbanyak.

Advertisement

Dengan itu Puan
Maharani berjanji akan menjadi ketua DPR yang berkualitas dengan cara yaitu
mensejahterakan partai agar partai tetap maju, dan berkualitas ujar Puan
Maharani.

Namun, dia
mengingatkan, meski sudah hampir pasti menjadi Ketua DPR, masih ada satu lagi
yang harus ditunggu Puan. Yakni penugasan resmi yang diberikan langsung oleh
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

=====

Penjelasan:

Postingan dengan
menampilkan artikel dari petroksi[dot]blogspot[dot]com berjudul “Dapat Suara
Terbanyak Menjadi Ketua DPR, Puan Berjanji Akan Mensejahterakan Partai” beredar
di media sosial Facebook. Postingan itu mengarah kepada laman portal dengan
pemberitaan mengenai Puan Maharani yang akan menjadi Ketua DPR dan berjanji
akan menyejahterakan partai politiknya, yakni Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP).

Advertisement

Berdasarkan hasil
penelusuran, diketahui bahwa artikel dalam laman blog tersebut tidak benar. Sebab,
isi dari artikel laman tersebut hasil tambal sulam dari berbagai portal media
arus utama. Berikut kutipan pemberitaan yang dikutip petroksi lalu dipelintir
pemberitaannya:

Liputan6.com
dengan pemberitaan berjudul “Dapat Suara Terbanyak, PDIP Nilai Puan Maharani
Pantas Jadi Ketua DPR” yang tayang pada 2 September 2019. Berikut kutipannya:

[…] Dapat Suara
Terbanyak, PDIP Nilai Puan Maharani Pantas Jadi Ketua DPR

Liputan6.com,
Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan politikus PDIP Puan
Maharani sebagai anggota legislatif periode 2019-2024 dengan suara terbanyak.
Ia mengantongi 404.034 suara di dapil Jawa Tengah V.

Wasekjen PDIP
Sadarestuwati mengatakan, hal ini membuat Puan Maharani pantas menjadi Ketua
DPR.

Advertisement

“Hal itu
sangat mungkin karena Mbak Puan meraih suara terbanyak dan Beliau juga
mempunyai pengalaman yang cukup lengkap di mana Beliau pernah menjadi ketua
fraksi dan kemudian menjadi Menko hingga saat ini,” ucap Wasekjen PDIP
Sadarestuwati saat dikonfirmasi, Minggu, 1 September 2019.

Dia pun
menuturkan, Puan Maharani cocok jadi Ketua DPR, bukan sekadar mendapatkan suara
terbanyak, tapi merupakan sosok politikus yang sudah matang.

“Dan perlu
digarisbawahi bahwa Mbak Puan adalah seorang politikus yang sudah matang,”
ucap Sadarestuwati.

Tunggu Keputusan
Megawati

Namun, dia
mengingatkan, meski sudah hampir pasti menjadi Ketua DPR, masih ada satu lagi
yang harus ditunggu Puan. Yakni penugasan resmi yang diberikan langsung oleh
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Advertisement

“Akan tetapi,
semua itu penentuannya tetap ada di ibu ketua umum. Apakah Mbak Puan akan
diberikan penugasan di kementerian ataukah di DPR RI,” ungkap
Sadarestuwati.

Dia pun
menuturkan, sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari Megawati.

“Belum (ada
keputusan resmi Megawati Soekarnoputri untuk Puan Maharani),” pungkasnya.
[…]

Suara.com dengan
pemberitaan berjudul “Soal Posisi Ketua DPR RI, Puan Sebut Dapat Suara
Terbanyak di Pileg 2019” yang tayang pada tanggal 9 Agustus 2019. Berikut kutipannya:

[…] Soal Posisi
Ketua DPR RI, Puan Sebut Dapat Suara Terbanyak di Pileg 2019

Advertisement

Suara.com – Puan
Maharani tak mempermasalahkan bilamana ada pihak yang mengusulkan adanya cek
kapabilitas bagi sosok yang akan menduduki Ketua DPR RI. Namun, Puan mengatakan
bahwa posisi Ketua DPR RI sebagaimana amanat undang-undang akan ditempati oleh
partai pemenang pemilu.

Puan menuturkan
PDIP sendiri merupakan partai politik pemenang Pemilu 2019. Sedangkan berdasar
UUD MD3 partai pemenang yang berhak mendapatkan kursi Ketua DPR RI dan salah
satu kader yang mendapatkan suara paling tinggi adalah Puan.

“Ya kalau mau
dilihat mau dicek (kapabilitas) ya silakan saja. Tapi kan ini posisi Ketua DPR
itu merupakan posisi penugasan politik atas dasar undang-undang yang menyatakan
bahwa partai pemenang pemilu akan mendapatkan posisi Ketua DPR,” kata Puan
di sela-sela Kongrss V PDIP, Hotel Grand Inna Beach, Bali, Jumat (9/8/2019).

Berkenaan dengan
itu, putri Megawati Soekarnoputri itu pun meyakini dirinya memiliki kapasitas
dan kapabilitas untuk menduduki posisi Ketua DPR RI.

“Ya dilihat
saja sendiri bahwa alhamdulliah saya sudah tiga kali menjadi caleg kemudian
jadi anggota DPR ya,dicek sendiri saja. Suara saya terakhir 404 ribu merupakan
suara terbanyak di nasional dan lain lain sebagainya,” ungkapnya.

Advertisement

Sebelumnya, Ketua
Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat mengisyaratkan agar Puan menjadi Ketua
DPR RI. Hal itu, bermula saat Megawati menceritakan bagaimana cara dirinya
memenangkan putrinya itu dengan memperoleh suara terbanyak.

“Mbak Puan saya
jadikan pengampu, pengampu dia. Tanggung jawab ya sama Jawa Tengah. Terus saya
perintahnya, arek-arek ngeroh iki sopo? Mbak Puan Maharani. Iyo, sopo de e?
Anaknya Ibu Mega. Iyo, mesti dapat suaranya 500 ribu. Menang dah dia,” kata
Megawati saat berpidato pada acara pembukaan Kongres V PDIP, di Hotel Grand
Inna Beach, Bali, Kamis (8/8) kemarin.

Kemudian, Megawati
pun sempat menyinggung soal UU MD3 ke beberapa Ketua Umum Partai yang turut
hadir di Kongres V PDIP. Sala satunya kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga
Hartarto.

“Pak Airlangga,
itu juga yang baju ijo, jangan lagi blenjani lho. MD 3 lho. Dilihat sama
anak-anakku. Dulu kita dikibulin terus. Untung Ibu Megawati lapang dada,”
ucapnya. […]

Dari pemberitaan terbaru
yang menyantumkan pernyataan Puan pun tidak disebutkan seperti pada klaim
artikel petroksi. Berikut kutipan berita terbaru mengenai Puan Maharani:

Advertisement

[…] Puan Maharani
akan buat DPR “pecah telur”

Jakarta (ANTARA) –
Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani yang kemungkinan besar akan menjadi Ketua
DPR RI periode 2019-2024 menyatakan akan membuat DPR RI “pecah telur”
dengan terpilihnya Ketua DPR RI perempuan yang pertama, setelah 74 tahun
keberadaan DPR RI.

“Saya baru
akan bicara soal DPR RI, setelah dilantik menjadi Ketua DPR RI,” kata Puan
Maharani, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa, menjawab pertanyaan
wartawan.

Saat itu, wartawan
menanyakan soal siapa yang akan ditunjuk dari Fraksi PDI Perjuangan untuk
menjadi pimpinan di DPR RI dan MPR RI, serta bagaimana sikap Fraksi PDI
Perjuangan dalam menyikapi revisi UU KPK yang dituntut oleh mahasiswa untuk
dibatalkan.

Puan menjelaskan,
dirinya selama lima tahun terakhir menjadi Menko Pemberdayaan Manusia dan
Kebudayaan (PMK) dan saat ini baru saja dilantik menjadi anggota DPR RI.

Advertisement

“Saat ini,
saya masih menjadi anggota biasa. Nanti setelah dilantik menjadi ketua DPR RI,
baru saya akan bicara soal DPR,” katanya.

Puan menambahkan,
setelah dirinya dilantik menjadi ketua DPR RI, maka akan ada “pecah
telur” di DPR RI, yakni adanya figur perempuan pertama yang menjadi ketua
DPR RI, setelah 74 tahun keberadaan DPR RI, semua ketuanya adalah laki-laki.

Pada kesempatan
tersebut, Puan meminta Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Utut Adianto untuk
menjawab pertanyaan, soal UU KPK. “Pak Utut ini yang berada di DPR selama
lima tahun terakhir. Silakan Pak Utut menjelaskan soal UU KPK,” katanya.

Utut Adianto yang
pada kesempatan tersebut mendampingi Puan Maharani mengatakan, ada delapan
rancangan undang-undang (RUU) yang ditunda pengesahannya atau carry over oleh
DPR RI periode 2014-2019.

Pada kesempatan
tersebut, Puan meminta Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Utut Adianto untuk
menjawab pertanyaan, soal UU KPK. “Pak Utut ini yang berada di DPR selama
lima tahun terakhir. Silakan Pak Utut menjelaskan soal UU KPK,” katanya.

Advertisement

Utut Adianto yang
pada kesempatan tersebut mendampingi Puan Maharani mengatakan, ada delapan
rancangan undang-undang (RUU) yang ditunda pengesahannya atau carry over oleh
DPR RI periode 2014-2019.

Utut Adianto
menjelaskan, RUU carry over itu pengertiannya adalah belum selesai
pembahasannya dan belum disetujui, sehingga akan dibahas lagi pada DPR RI periode
berikutnya.

Terhadap RUU yang
di carry over, menurut Utut, nanti akan dibicarakan dan dibahas setelah
pimpinan DPR RI dilantik dan seluruh alat kelengkapan dewan (AKD) terbentuk,
sehingga operasional DPR RI sudah berjalan. “Carry over itu tidak dibahas dari
awal, tapi melanjutkan pembahasan sebelumnya, yang belum selesai,”
katanya.

Sementara itu,
mantan Menkum HAM, Yasonna H Laoly yang juga baru dilantik sebagai anggota DPR
RI periode 2019-2024 mengatakan, soal UU KPK yang dituntut oleh mahasiswa untuk
dibatalkan, bisa dibahas lagi di DPR.

“Bahwa ada
satu atau dua pasal yang dinilai belum bisa diterima masyarakat, dapat
didiskusikan lagi. Harus diakui, dalam setiap produk undang-undang tidak semua
pasal dapat memuaskan semua orang,” katanya. […]

Advertisement

Berdasarkan penjelasan
itu, maka dapat dipastikan bahwa artikel dalam laman blog petroksi berisikan
informasi yang menyesatkan. Dengan demikian, konten tersebut masuk kategori Misleading
Content
atau Konten yang Menyesatkan.

=====

Referensi:

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/989750941357441/

https://www.liputan6.com/news/read/4052451/dapat-suara-terbanyak-pdip-nilai-puan-maharani-pantas-jadi-ketua-dpr

Advertisement

https://www.suara.com/news/2019/08/09/135027/soal-posisi-ketua-dpr-ri-puan-sebut-dapat-suara-terbanyak-di-pileg-2019

https://www.antaranews.com/berita/1090870/puan-maharani-akan-buat-dpr-pecah-telur

https://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v4.0

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...