Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH] Presiden Jokowi Melecehkan Bendera Merah Putih

Published

on

Unggahan akun Facebook Hafiz Muqri atau @hazif.muqri yang menyandingkan foto seorang pemuda, Lutfi Alfiandi yang tengah memegang bendera merah putih dengan foto Presiden Jokowi di atas podium yang alasnya berwarna merah putih dengan tambahan narasi pertanyaan yang berbunyi, yang melecehkan bendera Indonesia yang mana, dapat dikategorikan misleading konten atau konten yang menyesatkan untuk membingkai sebuah isu atau individu.

Diketahui Lutfi Alfiandi yang ditangkap pihak kepolisian bukanlah atas kasus pelecehan bendera merah putih, tetapi karena membuat kerusuhan pada aksi demonstrasi di sekitar DPR. “Bukan karena masalah pelecehan bendera, tetapi karena ikut demo. Dia membuat kerusuhan saat demo, intinya itu,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, Rabu (2/10).

Sementara foto Presiden Jokowi di atas podium pada saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2016 bukanlah di atas bendera merah putih. “Bendera itu ada aturan mainnya, bendera itu ada Undang-undang yang mengatur dan sebagainya,” ujar Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

=====

KATEGORI: Misleading Content

Advertisement

=====

SUMBER: Media Sosial Facebook

=====

NARASI:

“coba dilhat baik” yang melecehkan bendara Indonesia yang mana? tapi nyatanya yang sekarang di tahan di Polda metro yang pegang bendara merah putih di tangan, mohon yang punya kekuatan hukum advokat pengacara atau apa saja minta tolong didampingin anak STM ini kasihan tidak ada yang membelanya. Waktu itu pernah booming foto terbaik, bahkan ada sayembara, yg tau siapa pemegang itu akan dapat hadiah 25jt & 25jt jg d berikan untuk sang pemegang bendera,,,,,
Ternyata ini jebakan, setelah tau malah d tangkep :disappointed:
Dasar rezim licik,,,,
Semoga Allah berikan perlindungan untuk anak itu &
Semoga tambah banyak anak EsTeEm & lebih nekad turun k jalan karena solidaritas demi teman mereka 🤲🏻,” unggah akun Facebook Hafiz Muqri atau @hazif.muqri, Jumat (4/10).

Advertisement

=====

PENJELASAN:

Akun Facebook Hafiz Muqri atau @hazif.muqri mengunggah foto yang menampilkan seorang pemuda bernama Lutfi Alfiandi yang membawa bendera merah putih saat aksi demonstrasi di sekitar DPR. Kemudian foto tersebut didampingkan dengan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berdiri di atas podium dengan alas berwarna merah putih.

Pada postingan foto tersebut, akun @hazif.muqri menambahkan narasi sebagai berikut.

“coba dilhat baik” yang melecehkan bendara Indonesia yang mana? tapi nyatanya yang sekarang di tahan di Polda metro yang pegang bendara merah putih di tangan, mohon yang punya kekuatan hukum advokat pengacara atau apa saja minta tolong didampingin anak STM ini kasihan tidak ada yang membelanya. Waktu itu pernah booming foto terbaik, bahkan ada sayembara, yg tau siapa pemegang itu akan dapat hadiah 25jt & 25jt jg d berikan untuk sang pemegang bendera,,,,,
Ternyata ini jebakan, setelah tau malah d tangkep :disappointed:
Dasar rezim licik,,,,
Semoga Allah berikan perlindungan untuk anak itu &
Semoga tambah banyak anak EsTeEm & lebih nekad turun k jalan karena solidaritas demi teman mereka 🤲🏻,” unggah akun Facebook Hafiz Muqri atau @hazif.muqri, Jumat (4/10).

Setelah dilakukan penelusuran melalui mesin pencari, diketahui Lutfi Alfiandi yang ditahan oleh pihak kepolisian bukanlah karena melecehkan bendera merah putih. Tetapi menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, Lutfi ditangkap karena membuat kerusuhan.

Advertisement

“Bukan karena masalah pelecehan bendera, tetapi karena ikut demo. Dia membuat kerusuhan saat demo, intinya itu,” kata Edi, Rabu (2/10).

Sedangkan foto Presiden Jokowi di atas podium dengan alas berwarna merah putih adalah foto saat Presiden Jokowi menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2016. Hal ini pernah dipermasalahkan oleh Politisi Demokrat Roy Suryo.

Namun tak lama pihak Istana pun memberikan klarifikasinya. Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, karpet merah putih tempat Jokowi berdiri bukanlah bendera seperti yang disangkakan sejumlah orang.

“Bendera itu ada aturan mainnya, bendera itu ada Undang-undang yang mengatur dan sebagainya,” ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Pramono juga menambahkan penggunaan podium tersebut sudah berlangsung dari era Presiden sebelumnya. Termasuk Presiden RI ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Advertisement

“Sejak zaman Pak Harto bahkan petinggi partai sebelumnya yang mempertanyakan itu, SBY ternyata juga memakai,” ujarnya, Selasa (4/10/2016).

“Hanya sekarang kan era sosial media, era keterbukaan, orang dengan gampang melihat itu. Lalu kemudian ini dianggap bisa katakanlah membuat rasa nasionalisme kita terganggu, kalau Presiden Jokowi gampang aja yaudah tahun depan diganti aja karpet merah semua. Karena beliau tidak mau berpolemik dengan itu, itu bukan substansi yang perlu dipolemikkan,” katanya.

Diketahui aturan tentang bendera dapat dilihat pada Undang – undang Nomor 24 Tahun 2009.

=====

REFERENSI:

1. https://archive.fo/Tfi0Z
2.https://www.facebook.com/hazif.muqri/posts/135742417720038
3.https://nasional.sindonews.com/read/1144496/15/ini-klarifikasi-istana-terkait-jokowi-injak-merah-putih-1475575784
4.https://www.merdeka.com/peristiwa/ini-penjelasan-istana-soal-jokowi-dituding-injak-merah-putih.html
5.https://www.idntimes.com/news/indonesia/erwanto/kontroversi-jokowi-injak-podium-merah-putih-ini-jawaban-istana/full
6.https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/VNxZr9yk-jokowi-injak-bendera-merah-putih-ini-faktanya
7.https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/lt4a8148b5af61c/nprt/1060/uu-no-24-tahun-2009-bendera,-bahasa,-dan-lambang-negara,-serta-lagu-kebangsaan

Advertisement

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/994497484216120/

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...