Politik
Rahayu Saraswati Usulkan Rekrutmen Digital Terpadu untuk Cegah Calo Lowongan Kerja
Published
2 jam agoon
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, mengusulkan penerapan sistem digitalisasi rekrutmen tenaga kerja terpadu di kawasan industri. Menurutnya, sistem rekrutmen melalui platform one stop shop dapat memperkuat transparansi sekaligus mencegah praktik diskriminasi usia dan percaloan lowongan kerja yang merugikan masyarakat sekitar.
“Lowongan kerjanya di satu tempat, jadi siapapun yang mau mendaftar langsung ke one stop shop dan semuanya bisa terlihat. Kalau semuanya terdigitalisasi dan terbuka secara transparan, klaim mengenai adanya batasan usia dan sebagainya bisa dipantau secara jelas,” papar Rahayu Saraswati dalam Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI di Kawasan Industri Mitra Karawang, Jawa Barat, Senin (5/10/2026).
Srikandi Fraksi Partai Gerindra itu menilai sistem rekrutmen terpusat akan memudahkan masyarakat dalam mencari pekerjaan sekaligus memberikan manfaat bagi perusahaan (tenant) di kawasan industri. Perusahaan tidak perlu mengunggah lowongan secara terpisah di berbagai platform, sementara pelamar dapat mengakses lebih banyak peluang kerja dari berbagai perusahaan dalam satu kawasan.
Karena itu, Rahayu mendorong gagasan tersebut diakomodasi dalam draf RUU Kawasan Industri sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan transparansi rekrutmen.
“Ini bisa menjadi salah satu solusi yang kita masukkan dalam undang-undang. Kalau kita ingin akuntabilitas dan transparansi, tidak ada cara lain kecuali dengan penerapan digitalisasi pada sistem rekrutmennya,” tegas Legislator Daerah Pemilihan DKI Jakarta III tersebut.
Selain persoalan ketenagakerjaan, Rahayu menekankan pentingnya memperkuat keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam rantai pasok kawasan industri. Ia menyadari masih terdapat UMKM yang belum mampu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan industri.
Untuk itu, ia mendorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan fasilitasi peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan sertifikasi. Langkah tersebut dinilai penting agar UMKM di sekitar kawasan industri dapat memenuhi persyaratan dan masuk ke dalam rantai pasok industri.
“Kementerian Perindustrian harus bisa mendongkrak melalui pelatihan maupun sertifikasi. Tujuannya supaya industri menengah di sekitar kawasan yang awalnya belum memenuhi persyaratan, akhirnya bisa masuk ke dalam rantai pasok kawasan industri tersebut,” pungkasnya.
You may like
Beredar Video Pesta Narkoba di Rutan Depok, Fauqi Hapidekso Desak Pihak Terlibat Dipecat
Inilah Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel
Putih Sari: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Perkuat Hak Pekerja dan Kepastian Dunia Usaha
Netty Prasetiyani Soroti Insentif SPPG Rp2.000 dan Tata Kelola Program MBG
Hetifah Sjaifudian: Sekolah Rakyat Berpotensi Jadi Wadah Penguatan Pendidikan Karakter
Komisi III DPR RI Harapkan Kapolri Suyudi Serius Benahi Institusi
UU Satu Data Indonesia Disahkan DPR RI, Atur AI Hingga Pembentukan Lembaga SDI
RUU Satu Data Indonesia Resmi Disahkan DPR, Habib Syarief Minta Bansos Tak Lagi Salah Sasaran
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?

Putih Sari: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Perkuat Hak Pekerja dan Kepastian Dunia Usaha
Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan dirancang untuk memperkuat sistem ketenagakerjaan nasional melalui penguatan hak normatif pekerja, jaminan sosial, kepastian...
Netty Prasetiyani Soroti Insentif SPPG Rp2.000 dan Tata Kelola Program MBG
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mendorong penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara menyeluruh,...
Hetifah Sjaifudian: Sekolah Rakyat Berpotensi Jadi Wadah Penguatan Pendidikan Karakter
Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana serta pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat...
Komisi III DPR RI Harapkan Kapolri Suyudi Serius Benahi Institusi
Komisi III DPR RI berkunjung ke kediaman Kapolri baru, di Kecamatan Setiabudi, Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2026). Dalam kesempatan...
UU Satu Data Indonesia Disahkan DPR RI, Atur AI Hingga Pembentukan Lembaga SDI
Selain UU Pelindungan Ketenagakerjaan, DPR dalam Rapat Paripurna hari ini juga mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia (SDI) sebagai...
Ferdiansyah Dorong Penyelenggaraan Parlemen Remaja Digelar Dua hingga Tiga Angkatan
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mendorong penyelenggaraan Parlemen Remaja DPR RI diperluas seiring tingginya minat generasi muda mengikuti program...
BKSAP Siap Berkolaborasi dengan Menlu Baru
Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi telah melantik Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri yang baru, menggantikan suksesor sebelumnya...
Penanganan Banjir Cikeas Terkendala Lahan, Roberth Rouw Minta Bantaran Sungai Ditertibka
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw menegaskan pemanfaatan bantaran sungai menjadi salah satu kendala dalam percepatan penanganan banjir...
Penanganan Banjir Cikeas, Mori Hanafi Usulkan Kolam Retensi
Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi menilai penanganan banjir di sepanjang aliran Sungai Cikeas masih membutuhkan langkah terpadu antara...
GIIC Dihuni Industri Global, Samuel JD Wattimena Soroti SDM dan UMKM Lokal
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena menilai kunjungan Panja Kawasan Industri Komisi VII DPR RI ke kawasan industri...

