Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH] “penculikan bayi di bangil, penculik kabur pakai mobil elf warna hitam”

Published

on

Hanya sandiwara. Ibu bayi, Eka Septiana (29) terbukti membuat laporan palsu. Bayinya tidak diculik, melainkan anaknya itu diserahkan kepada orang lain sebagai jaminan utang Rp 1 juta yang ditanggungnya.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten Palsu
=============================================

Akun Hikmah ChEe PLhuk (fb.com/hikmah.plhuk) mengunggah gambar dengan narasi :

“Bantu UP dan shre ya temen2
*PENCULIKAN BAYI*
Hari ini rabu tgl 15 januari 2020.
Terjadi penculikan bayi di bangil, korban dr rmh sakit bangil hendak pulang ke pandaan, tepatnya di depan pasar bangil sekitar jam 12.00 siang korban bermaksud mencari angkutan ke pandaan, tiba” ada mobil elp warna hitam yg berpenumpang 2 org, laki dan perempuan. Korban sama sang kernet di suruh masuk mobil dan tanpa sadarkan diri (dihipnotis) korban dilarikan ke jalan arah msk tol pasuruan , disana korban ditinggal sendirian sedang bayi yg msh berumur 2 bln dibawah kabur arah msk tol.
Selanjutnya mohon menjadikan periksa kpd semua pihak yg berwajib. Atas perhatian dan bantuannya terima kasih.”

Sumber : https://perma.cc/T2VG-E52A (Arsip) – Sudah dibagikan 61 kali saat tangkapan layar diambil.

Advertisement

=============================================

PENJELASAN

Kasus penculikan bayi dengan modus hipnotis di Pasuruan ternyata sandiwara. Ibu bayi, Eka Septiana (29) terbukti membuat laporan palsu.

Polisi mengungkap bahwa perempuan asal Jalan Juanda, Lingkungan Jogonalan, Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan itu sengaja memberikan putrinya pada seseorang. Hal itu dilakukan sebagai jaminan utang.

Eka membuat berita bohong dengan menyiarkan bahwa anaknya diculik oleh rombongan orang bermobil di Tol Grati. Padahal, anaknya itu diserahkan kepada orang lain sebagai jaminan utang Rp 1 juta yang ditanggungnya.

“Saya tidak berniat membuat berita bohong. Saya bingung saat ditanya keluarga dan suami. Akhirnya saya beralasan anak saya dicuri (diculik) orang. Saya takut dimarahi,” ucap Eka di hadapan Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan, Jumat (17/1/2020).

Advertisement

Eka mengaku jika tindakannya itu dilakukan lantaran ia sudah tidak punya uang untuk melunasi utangnya kepada MH (40), temannya.

“Akhirnya anak saya, saya jaminkan atas hutang saya itu,” aku Eka.

Ia menjelaskan, utangnya kepada MH ditambah dengan bunga sebesar Rp 2 juta. Ia meminjam uang kepada MH untuk melunasi utangnya yang lain. Saat jatuh tempo pelunasan, ia kebingungan, hingga muncullah ide memberikan anaknya kepada MH sebagai jaminan.

“Dia (MH) meminta anak saya untuk pancingan, karena lama tidak punya anak,” tambah Eka.

Setelah itu, MH langsung membawa bayi perempuan berumur 2 bulan bernama Karin tersebut.

Advertisement

“Saat saya tidak punya uang untuk membayar itu, ia bilang jika anakmu saya rawat saja, tidak apa-apa kok. Kalau sudah punya uang, nanti bisa kamu ambil. Katanya begitu,” kisah Eka.

Sepanjang pemeriksaan, Eka terus menangis.

“Saya mencoba legowo, karena memang saya tidak punya uang. Mau gimana lagi. Saya kuat-kuatkan meskipun ia menunjukkan keikhlasan merawat bayi saya,” tandasnya.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Sunarti, menegaskan bahwa dalam kasus ini, Eka dan MH ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah proses penyidikan, kami menetapkan Eka Septiyani dan MH sebagai tersangka. Keduanya kami tahan,” terang Sunarti.

Advertisement

Sunarti juga memastikan jika keluarga dan suami Eka tidak ada yang terlibat dalam skenario penculikan tersebut. Sedangkan sang bayi sudah dalam perawatan suaminya tersangka Eka.

REFERENSI
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4861916/laporan-penculikan-bayi-di-pasuruan-ternyata-sandiwara
https://kumparan.com/jatim-now/ibu-pembuat-berita-bohong-penculikan-bayi-di-pasuruan-jadi-tersangka-1sezvkfivlN
https://www.solopos.com/punya-utang-rp1-juta-ibu-di-pasuruan-jaminkan-bayinya-1042263
https://www.kompas.com/tren/read/2020/01/17/194100965/beredar-informasi-penculikan-bayi-di-pasuruan-ini-penjelasan-polisi-?page=all#page2

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...