Politik
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia-India Perkuat Perdamaian Dunia dan Stabilitas Kawasan
Published
3 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan India untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan maupun dunia. Penegasan tersebut disampaikan dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Presiden Prabowo mengatakan, Indonesia dan India memiliki pandangan yang sejalan dalam mendukung berbagai upaya menciptakan perdamaian dunia sekaligus memperkuat peran negara-negara Global South dalam tata kelola global.
“Perdana Menteri Modi dan saya bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Kami terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia, serta memastikan suara-suara dari Global South didengar,” ujar Presiden Prabowo.
Di tingkat kawasan, Presiden menegaskan komitmen kedua negara untuk mendorong terwujudnya Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, transparan, serta berlandaskan hukum internasional dengan tetap menjunjung tinggi sentralitas ASEAN.
“Di kawasan, Indonesia dan India terus berkomitmen untuk menghasilkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, transparan, dan berbasis pada hukum internasional dengan tetap menjunjung sentralitas ASEAN,” tuturnya.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia dan India sepakat mendukung penyelesaian berbagai konflik global melalui jalur diplomasi, dialog, dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk dalam upaya penyelesaian konflik di kawasan Timur Tengah.
“Kedua negara terus mendukung dialog, diplomasi, serta hukum internasional untuk penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo turut menyoroti posisi strategis Indonesia dan India sebagai dua negara demokrasi terbesar di dunia. Menurutnya, kemitraan yang semakin erat antara kedua negara akan memberikan kontribusi positif bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.
“Kita adalah dua demokrasi terbesar di dunia. India kini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar, sementara Indonesia berada di peringkat keempat. Kerja sama antara kita tentu akan membawa kebaikan bagi kawasan,” pungkas Presiden.
STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Lewat Bedah Buku
Dipimpin Dasco, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria
Bertemu Wang Huning di Beijing, Ahmad Muzani Tegaskan Dukungan MPR terhadap One China Policy
Respons Kekeringan, Dyah Firrizqi Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Tinjau Yonif TP 337/Sutajaya di Cirebon, Menhan Sjafrie Tegaskan Peran Strategis Yonif TP dalam Sishankamrata
Menhan Sjafrie Tinjau Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala: Kemampuan Menembak, Bela Diri dan Patroli adalah Kewajiban Prajurit
Andre Rosiade Kirim Alat Berat Tangani Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Prancis untuk Indonesia
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

