Politik
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Published
9 bulan agoon
Menurut Purnamasidi, pembangunan kepemudaan yang berjalan saat ini masih cenderung bersifat formal dan programatik serta belum sepenuhnya melibatkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan kepemudaan. Kondisi tersebut tercermin dari berbagai aspirasi yang disampaikan perwakilan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus.
0000
“Banyak persoalan yang mereka sampaikan, mulai dari keterbatasan dukungan di sektor pendidikan, minimnya fasilitasi untuk memasuki dunia kerja, hingga belum terakomodasinya aspirasi pemuda dalam kebijakan daerah. Ini menunjukkan bahwa klaim pembangunan kepemudaan belum sepenuhnya dirasakan dampaknya oleh pemuda,” ujar Purnamasidi usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Rabu (4/2/2026).
Ia menilai masih terdapat kesenjangan antara perencanaan dan implementasi kebijakan dengan kebutuhan riil pemuda. Akibatnya, peningkatan indeks kepemudaan yang selama ini dilaporkan belum berbanding lurus dengan penyelesaian persoalan konkret yang dihadapi generasi muda.
Berdasarkan paparan pemerintah daerah, Jawa Timur memiliki jumlah penduduk usia muda yang besar dan tersebar di lebih dari 37 kabupaten/kota. Namun, dukungan anggaran untuk sektor kepemudaan dinilai masih sangat terbatas. Anggaran kepemudaan di tingkat provinsi tercatat hanya sekitar Rp1 miliar, angka yang belum sebanding dengan kompleksitas tantangan kepemudaan yang ada.
Kondisi serupa, lanjutnya, juga terjadi di tingkat nasional. Kementerian Pemuda dan Olahraga hanya mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk pembangunan kepemudaan secara nasional, sehingga ruang intervensi kebijakan menjadi sangat terbatas.
“Isu kepemudaan masih ditempatkan sebagai prioritas rendah, baik dalam kebijakan anggaran negara maupun anggaran pemerintah daerah. Ini menjadi masalah serius karena pemuda seharusnya menjadi investasi strategis bangsa,” tegas politisi tersebut.
Untuk mengatasi persoalan itu, Muhammad Nur mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan dunia industri. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja, sekaligus membuka peluang kewirausahaan bagi pemuda.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya melakukan amandemen terhadap Undang-Undang Kepemudaan agar lebih responsif terhadap tantangan aktual. Penyesuaian norma hukum dinilai diperlukan agar kebijakan kepemudaan memiliki daya paksa dan menjadikan sektor kepemudaan sebagai prioritas pembangunan.
“Undang-Undang Kepemudaan harus mampu mendorong seluruh pemangku kebijakan, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, untuk benar-benar memprioritaskan pembangunan kepemudaan. Jika pemuda tidak dididik, dibimbing, dan difasilitasi sejak sekarang, maka masa depan Indonesia akan menghadapi tantangan serius,” tutupnya.
You may like
Wapres Terima Audiensi Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulbar di Istana Wapres
Wamenhan RI Richard Tampubolon Emban Amanah sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional
Akhiri Eksplorasi Indhan Hari Pertama di PT Dirgantara Indonesia, Kemhan dan Media Tinjau N219 untuk Konektivitas Indonesia
Perjanjian Utang-Piutang PT Manolo Putra di Luar Mekanisme Penyaluran Kredit BNI
Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Berikan Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo
Menhan Sjafrie Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo
Terima WALUBI, Wapres Dorong Penguatan Aksi Kemanusiaan dan Persatuan Bangsa
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Subagyo H. S. di Mabesad
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

