Politik
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Published
9 bulan agoon
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional sekaligus memperkuat tata niaga ekspor nasional.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pleno Baleg DPR RI bersama pemerintah yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, dan Jajaran terkait lainnya. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Baleg, Senayan, Jakarta, Kamis, (5/1/2026).
Anggota Baleg DPR RI Darori Wonodipuro menyoroti bahwa hingga saat ini belum terdapat regulasi khusus yang secara komprehensif mengatur ekspor komoditas strategis Indonesia. Pengaturan yang ada masih tersebar dalam berbagai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag), yang mengatur barang dilarang ekspor maupun barang yang diatur ekspornya.
Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius dalam penyusunan RUU Komoditas Strategis, agar ke depan Indonesia memiliki payung hukum yang lebih kuat, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika perdagangan global.
Darori juga menyinggung bahwa sejumlah komoditas strategis seperti hasil kehutanan, karet, beras non organik, tanaman porang, hingga produk turunan kelapa sawit saat ini masuk dalam kategori barang yang dilarang diekspor atau diatur ekspornya sesuai kebijakan pemerintah. Sementara di sisi lain, tekanan regulasi global, khususnya dari Uni Eropa terkait isu lingkungan dan deforestasi, semakin menguat.
“RUU Komoditas Strategis harus mampu menjawab tantangan global, termasuk standar keberlanjutan dan lingkungan, agar produk kita tidak menghadapi hambatan atau penolakan di pasar internasional,” ujarnya.
Selain aspek perdagangan internasional, Darori menekankan pentingnya perlindungan terhadap petani dan pelaku usaha dalam negeri. Ia mengingatkan agar kebijakan ekspor-impor komoditas strategis tidak merugikan produksi domestik, terutama pada saat musim panen, yang selama ini kerap memicu penurunan harga dan keresahan petani.
Melalui RDP tersebut, Baleg menghimpun masukan dari pemerintah terkait kondisi eksisting tata niaga ekspor sebagai bahan penyempurnaan substansi RUU tentang Komoditas Strategis. Regulasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan dan kedaulatan ekonomi nasional, tetapi juga memberikan kepastian hukum, meningkatkan daya saing produk Indonesia, serta selaras dengan aturan perdagangan internasional.
You may like
Wapres Terima Audiensi Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulbar di Istana Wapres
Wamenhan RI Richard Tampubolon Emban Amanah sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional
Akhiri Eksplorasi Indhan Hari Pertama di PT Dirgantara Indonesia, Kemhan dan Media Tinjau N219 untuk Konektivitas Indonesia
Perjanjian Utang-Piutang PT Manolo Putra di Luar Mekanisme Penyaluran Kredit BNI
Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Berikan Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo
Menhan Sjafrie Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo
Terima WALUBI, Wapres Dorong Penguatan Aksi Kemanusiaan dan Persatuan Bangsa
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Subagyo H. S. di Mabesad
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....
Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...
Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...
Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...
Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU
Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...
Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...
Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...
Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah
PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...
Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel
Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...
Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...

