Politik
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Published
5 bulan agoon
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya memperluas pemberdayaan pemuda secara inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas. Lestari menilai, selama ini masih terdapat jarak antara pemuda yang aktif di organisasi formal dengan kelompok pemuda di akar rumput yang bekerja langsung di masyarakat.
“Dalam beberapa perjumpaan, kawan-kawan pemuda dari kelompok disabilitas menyampaikan bahwa mereka tidak memiliki sambungan dengan kawan-kawan pemuda dari berbagai organisasi,” ujar Lestari dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/2/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpunnya, terdapat lebih dari 117 ribu penyandang disabilitas di Jawa Tengah, dengan sekitar 25 persen di antaranya merupakan usia muda. Menurutnya, banyak pemuda disabilitas yang telah mandiri dan bahkan mampu memberdayakan sesama.
“Banyak di antara mereka yang ternyata mampu dan mandiri, bahkan memberdayakan rekan-rekannya sesama disabilitas,” katanya.
Lestari menilai Jawa Tengah berpeluang menjadi daerah percontohan kolaborasi kepemudaan. Terlebih, pemuda disabilitas di wilayah tersebut telah memiliki jejaring dengan berbagai organisasi donor, termasuk dari luar negeri. “Teman-teman pemuda disabilitas di Jawa Tengah ini cukup maju dan memiliki komunikasi dengan berbagai organisasi donor,” ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Selain kelompok disabilitas, Lestari juga menyoroti keberadaan komunitas pemuda akar rumput yang tidak mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi dan tidak berafiliasi dengan partai politik. Meski demikian, mereka aktif menjalankan kegiatan produktif di masyarakat.
“Mereka banyak bekerja langsung di akar rumput,” katanya.
Ia menyebut, sejumlah komunitas tersebut mengembangkan praktik pertanian berkelanjutan seperti permaculture (permanent agriculture) yang tidak membutuhkan alat berat dan telah memiliki nilai ekonomi. “Kalau secara institusional bisa dirangkul, saya kira ini memberi warna yang berbeda,” ujarnya.
Menurut Lestari, kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas akar rumput dapat saling melengkapi, khususnya dalam pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas, dan perluasan jejaring.
“Anak-anak dari organisasi kepemudaan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, sementara kelompok-kelompok akar rumput ini membutuhkan penguatan pengetahuan dan akses,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga membuka peluang akses terhadap jejaring internasional, termasuk beasiswa dan dukungan pendanaan yang selama ini sulit dijangkau komunitas akar rumput.
Di sisi lain, Lestari menyoroti masih adanya persoalan teknis terkait sarana dan prasarana kepemudaan di daerah, termasuk tumpang tindih kewenangan antar-kementerian. “Masalah teknis seperti sarana dan prasarana ini sering tidak jelas masuk kewenangan kementerian yang mana,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan kementerian terkait dapat memperkuat koordinasi serta dukungan anggaran agar kegiatan kepemudaan di daerah tidak terhambat. “Program-program kepemudaan ini sebetulnya sudah menjadi agenda pemerintah daerah, tetapi sering terkendala pendanaan,” katanya.
You may like
Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Harus Perkuat Asset Recovery Tanpa Membuka Celah Abuse of Power
Bob Hasan: Baleg DPR Kaji Blockchain untuk Perkuat RUU Satu Data Indonesia
Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jadi Prioritas Utama Komisi III DPR
Baleg DPR Bahas RUU Kadin, Bob Hasan Dorong Penguatan Peran Strategis Dunia Usaha
Danang Wicaksana: Harga Khusus BBM untuk Nelayan Jadi Angin Segar bagi Industri Perikanan
Wamenhan Resmikan Apotek Farmasi Pertahanan dan Kafe Jamu Rempah Baharwathan Kemhan di RSPPN Sodirman
Bimantoro Dorong RUU Perampasan Aset Jaga Due Process of Law dan Cegah Penyalahgunaan Wewenang
Habiburokhman Pastikan RUU Perampasan Aset Tetap Prioritas, DPR Terus Serap Masukan Publik
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Menhan Sjafrie Hadiri Buka Puasa Bersama Kuasa Usaha Ad Interim AS untuk Indonesia, Perkuat Kemitraan Pertahanan

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

