Politik
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Published
7 bulan agoon
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara. Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Panitia Kerja (Panja) Perbatasan Negara Komisi II DPR RI ke Kota Jayapura, Rabu (4/2/2026).
Dalam pertemuan Panja Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Taufan menilai kompleksitas persoalan perbatasan negara sangat tinggi dan tidak dapat diselesaikan secara parsial. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang menyeluruh dengan memperhatikan kondisi sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat perbatasan.
“Dalam pengelolaan perbatasan itu harus kita pikirkan bagaimana agar supaya saudara-saudara kita di perbatasan benar-benar merasakan hadirnya negara,” ujar Taufan usai menghadiri pertemuan dengan Wamendagri serta Gubernur Papua dia gedung Pertemuan Gubernur Papua.
Menurutnya, kehadiran negara di wilayah perbatasan setidaknya harus diwujudkan melalui tiga aspek utama, yakni keamanan, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur. Ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya menjaga kedaulatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk hadirnya negara tentu beberapa aspek yang harus dipertimbangkan, yaitu aspek keamanan, aspek pertumbuhan ekonomi, dan yang tidak kalah pentingnya adalah infrastruktur,” jelasnya.
Taufan juga mengungkapkan bahwa Indonesia telah menjalin kerja sama bilateral dengan Papua New Guinea dalam pengelolaan kawasan perbatasan. Kerja sama tersebut mencakup penguatan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan aspek keamanan di wilayah perbatasan kedua negara.
Meski demikian, berdasarkan hasil pengamatan dari beberapa kali kunjungan Panja ke daerah perbatasan, Taufan berpandangan bahwa penanganan persoalan perbatasan tidak cukup hanya melalui kerja Panja semata. Kompleksitas permasalahan membutuhkan pendekatan lintas sektor dan komitmen anggaran yang lebih kuat.
Ia juga membandingkan pengelolaan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, khususnya Malaysia, yang dinilai telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan melalui pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan jaminan rasa aman.
Lebih lanjut, Taufan menegaskan bahwa kawasan perbatasan merupakan wajah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, kemajuan dan keterjagaan wilayah perbatasan harus menjadi prioritas nasional. “Wajah terdepan Republik Indonesia itu ada di daerah perbatasan, bukan di Jakarta dan bukan pula di IKN,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi II sekaligus Anggota Badan Anggaran DPR RI, Taufan Pawe menyatakan dukungannya kepada Kementerian Dalam Negeri untuk menyusun narasi pembangunan kawasan perbatasan yang kuat sebagai dasar peningkatan alokasi anggaran ke depan. •mri/aha
You may like
Kabacadnas Kemhan Hadiri Konferensi NGAUS 2026 Di Amerika Serikat Untuk Pengembangan Komponen Cadangan
Ditjenpas Percepat Kepesertaan Jaminan Kesehatan bagi Tahanan, Narapidana, dan Anak Binaan
Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah
Konflik Agraria Muara Tae dan Rakawuta, Fraksi PKB: Jangan Ada Perampasan Hak dan Kriminalisasi Warga
Menteri Imipas Agus Andrianto Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen
4,2 Juta Jiwa Terdampak Karhutla, Legislator Rina Saadah Desak Penguatan Pencegahan
Inilah Syarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangsel
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Sugiat Santoso Dorong Anggaran Kementerian Hukum Lebih Berpihak kepada Rakyat
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
La Tinro Usul Wilayah Adat yang Telah Ditetapkan Ditutup untuk Penerbitan HGU Baru

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

