Connect with us

Politik

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Published

on

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa, tetapi juga memberi ruang dan pemberdayaan bagi pemuda berprestasi yang tidak menempuh pendidikan tinggi formal.

Hal itu disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/2/2026).

Fikri menilai, selama ini banyak program kepemudaan lebih menekankan pada pelatihan kepemimpinan yang menyasar aktivis organisasi mahasiswa, sementara pemuda berprestasi nonmahasiswa justru kerap luput dari perhatian.

“Hampir semuanya itu programnya latihan kepemimpinan. Jadi ini (yang hadir dalam pertemuan) dari pemimpin pemimpin semua. Gak ada yang dipimpin ini,” ujar Fikri.

Menurutnya, pendekatan tersebut perlu dilengkapi dengan upaya menjangkau pemuda yang telah membuktikan prestasi nyata. Tidak hanya mahasiswa, tetapi juga mereka yang tidak mengenyam pendidikan perguruan tinggi.

Advertisement

“Kalau saya baca di Google itu, banyak juga pemuda Jawa Tengah yang mengangkat nama Indonesia di tingkat internasional. Beberapa di antaranya itu tidak sempat mengenyam kuliah,” katanya.

Lebih lanjut Fikri menyebut bahwa ada pemuda lulusan SMK yang mampu berprestasi hingga level internasional, bahkan menghasilkan inovasi yang diakui dunia. “Ada inventor yang punya paten di tingkat internasional, bahkan mengalahkan dokter dari MIT dan sebagainya,” ujarnya.

Politisi Fraksi PKS ini mencontohkan sejumlah figur muda asal Jawa Tengah yang dinilainya layak mendapat perhatian dan dukungan negara. Salah satunya seperti  Senjaya Mulia, pendiri ASEAN Youth Organization.

Meki begitu, Fikri mempertanyakan apakah para pemuda berprestasi tersebut selama ini tersentuh oleh program kepemudaan seperti KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia). Mengingat, banyak dari mereka bukan mahasiswa dan tidak aktif dalam organisasi kampus.

“Ini jangan-jangan tidak tersentuh. Mungkin susah jadi anggota karena bukan mahasiswa,” ujarnya.

Advertisement

Maka dari itu, Fikri mengusulkan agar pemuda berprestasi nonmahasiswa tidak hanya didekati sebagai penerima program, tetapi juga dilibatkan sebagai narasumber dan inspirator bagi generasi muda lainnya. “Nah kalau bisa sih, andaikan tidak jadi anggota, tapi ini jadi narasumber,” katanya.

Fikri menilai, di era saat ini, gagasan dan inovasi merupakan modal utama bagi anak muda.“Sekarang kata ini gak relevan anak muda hidup kalau tidak punya ide baru. Ideas are your only currency,” ucapnya, mengutip Rob Zatzkin.

Selain pemuda berprestasi nonmahasiswa, Fikri juga menyoroti pentingnya pemberdayaan pemuda penyandang disabilitas. Ia menyebut banyak anak muda difabel di Jawa Tengah yang telah menorehkan prestasi hingga tingkat dunia.

Ia mencontohkan atlet sepak bola amputasi yang telah berkompetisi di tingkat internasional. “Mereka sudah sampai di Turki tingkat dunia dan sebagainya. Ini di Jawa Tengah,” katanya.

Menurut Fikri, pemuda berprestasi, baik nonmahasiswa maupun penyandang disabilitas, dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus mitra strategis bagi organisasi kepemudaan. Apalagi, aktivis organisasi kepemudaan umumnya memiliki kemampuan manajerial yang cukup baik, sehingga dapat menjadi jembatan dalam pengelolaan dan pengembangan kapasitas diri untuk pemuda lainnya. “Teman-teman yang di organisasi itu rata-rata skill manajerialnya cukup,” katanya.

Advertisement

Fikri menegaskan, pemuda berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa semestinya menjadi kekuatan besar dalam pembangunan kepemudaan.

Maka dari itu, Ia berharap, masukan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam bentuk program konkret dan akses dukungan yang lebih inklusif. “Kalau bisa sih direalisasikan setelah ini. Jangan hanya wacana bagaimana caranya akses,” pungkas Fikri.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik1 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...