Connect with us

Politik

Surya Paloh Dorong Penguatan Sistem Presidensial

Published

on


Jakarta: Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendorong calon legislator (caleg) dari Partai NasDem untuk memperkuat sistem presidensial. Ia menyebut sistem ini sebagai upaya membantu pemerintah menangani masalah bangsa yang semakin rumit.

Caranya, kata Surya, dengan mereposisi kembali sejumlah produk perundang-undangan. “Perlu ada reevaluasi agar memudahkan kita memperkuat amanat UUD 1945, yaitu menjunjung sistem presidensial,” ujar Surya saat pidato penutupan ‘Pekan Orientasi Calon Anggota Legislatif Partai NasDem’ di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat, Senin, 3 September 2018.



Penguatan sistem presidensial, kata dia, bukan ambisi NasDem semata. “Bapak Wapres kita, Pak Jusuf Kalla, sepakat (penguatan sistem presidensial). Siapa pun sepakat, berarti bukan hanya kepentingan NasDem tetapi semua,” kata Surya.

Salah satu hal yang tak sejalan dengan sistem presidensial, kata Surya, adalah perbedaan ambang batas antara pencalonan presiden dan legislator. Ambang batas pencalonan presiden di angka 20-25 persen, sedangkan ambang batas legislator 4 persen.

“Angka 4 persen itu terlalu mudah, sehingga akan mendorong (munculnya) banyak partai atau sistem multipartai. Presidensial bertolak belakang dengan sistem multipartai,” kata dia. 

Advertisement

Surya menganggap sistem multipartai tak menguntungkan karena rentan menimbulkan kebuntuan antara eksekutif dan legislatif. “Juga akan menimbulkan kesulitan saat akan berkoalisi.”

Tanpa mahar

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) Partai NasDem Effendy Choirie meminta para caleg untuk mengedepankan politik tanpa mahar saat melakukan kampanye. “Ciri khas NasDem adalah partai tanpa mahar,” kata dia.

Gus Choi, sapaannya, menegaskan NasDem merupakan partai yang tanpa transaksional sehingga para caleg harus dibekali pengetahuan dasar yang membedakan dengan partai lain.

Selain itu, Gus Choi juga menyebutkan caleg NasDem tidak diperbolehkan mengurus proyek atau mempermainkan APBN/APBD.

“Caleg NasDem juga diajari pemahaman moralitas dalam dunia politik karena selama ini anggota dewan dianggap kurang bermoral,” tutur kader Nahdliyin itu.

Advertisement

Gus Choi melanjutkan caleg NasDem juga harus santun kepada rakyat serta memperdalam wawasan perundang-undangan.

Ajang ‘Pekan Orientasi Calon Anggota Legislatif Partai NasDem’ ini juga ditandai dengan pemberian bantuan masing-masing 1.000 kaus dan topi kepada 575 caleg DPR. 

“Pemberian logistik ini sebagai rangsangan dan perhatian dari DPP NasDem kepada caleg DPR,” kata Gus Choi.

Subsidi kepada caleg ini, kata dia, bukan kali pertama. Pada Pemilu Legislatif 2014, NasDem juga sudah melakukan hal serupa. 

“Mungkin baru Partai NasDem yang memberikan subsidi kepada kadernya yang maju sebagai caleg,” katanya.

Advertisement

(UWA)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...