Connect with us

Nasional

ABMI Siap Lakukan Ini Demi Stabilkan Harga Bawang Merah

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Harga bawang merah beberapa pekan ini makin anjlok di tingkat petani. Untuk itu, Pemerinrah dalam hal ini Kementerian Pertanian dan Bulog diharuskan mencari solusi tepat dalam mengatasi anjloknya harga bawang merah.

Atas dasar itu, Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) siap mensinergikan program kerjanya dengan Pemerintah untuk menstabilkan harga bawang merah di pasaran. Salah satunya dengan melakukan penanman periodic di sejumlah daerah sentar penghasil bawang.

“Misalnya di Brebes para petani memulai menanamnya pada bulan Januari, lalu di Solok mulai menanamnya pada bulan April, dan seterusnya. Hal ini maksudnya agar stok bawaang merah terjamin dan harga bawang merah juga stabil,” kata Juwari saat diskusi ‘Solusi Pemerintah Dalam Mengatasi Anjloknya Harga Bawang’, kemarin.

Pada kesempatan itu, Juwari juga memuji Pemerintah yang telah menghentikan keran impor bawang merah sejak tahun 2015 lalu, sehingga petani lokal bisa melakukan eksport bawang merah hingga keluar negeri.

“Pemerintah sudah menghentikan impor bawang merah 2015. Sehingga kita bisa melakukan ekport keluar negeri. Namun sayangnya angka ekport bawang merah keluar masih kecil, yakni hanya 1 persen. Kami berharap angka eksport bawang merah bisa ditingkatkan lagi,” ucapnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Jawa Tengah, M. Sugit Tedjo Mulyono menuturkan, Bulog merupkan operator atau kepanjangan tangan dari pemerintah. Pihaknya adalah jembatan antara pemerintah dengan produsen, petani hingga pedagang.

“Bulog bekerja atas perintah dari pemerintah untuk melakukan upaya stabilisasi harga dalam harga ini harga bawang merah. Dalam menstabilkan harga, semua pihak harus terlibat, mulai dari produsen, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan para produsen,” jelas Sugit.

Sugit menegaskan, berdasarkan Perpres No 48 Tahun 2018, pihaknya hanya mengelola 3 bahan komoditas yakni jagung, beras dan kedelai. Pemerintah menugaskan Perum BULOG untuk menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga untuk jenis pangan pokok beras, jagung dan kedelai,” kata Sugit.

Senada, Direktur Pengelolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Ir. Yasid Taufik, MM mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 10 langkah dalam menstabilkan harga bawang merah.

“Pertama, menyeimbangkan pasokan dengan ekstensifikasi kawasan di luar jawa. Kedua, mengintensifkan teknologi pada sentra di Jawa. Ketiga, peningkatan kapasitas petani di Luar Jawa. Keempat, penggunaan benih biji untuk bawang merah (TSS) sehingga efisien biaya 65 persen.

Advertisement

Kelima, penajaman manajemen dengan petani champion. Keenam, mengatur Pola Tanam antar waktu dan antar wilayah. Ketujuh, pembentukan pasar lelang hortikultura untuk menjaga stabilitas harga dan transparansi di farmgate, one region one price, cash and carry serta memotong rantai pasok.

Kedelapan, Hilirisasi produk menjadi olahan rumah tangga dan bermitra industri agar turut menyerap. Kesembilan, teknologi penyimpangan sehingga lebih awet dan tahan lama. Kesepuluh, perluasan ekspor bawang merah minimal naik 2 kali lipat dibanding tahun lalu,” kata Yasid.

Sementara itu, anggota DPRD kabupaten Brebes Joni Waluyo mendukung penuh upaya pemerintah pusat dalam menstabilisasi harga bawang.

Namun demikian ia juga berharap agar produktivitas bawang di Brebes dapat diserap oleh Bulog.

“Bahkan kami berharap agar bawang merah di Brebes dapat memenuhi standarisasi ekspor. Sehingga masyarakat petani bawang bukan hanya mengeluhkan kerugian terus,” ucap politisi PAN ini.

Advertisement

Joni mengatakan, persoalan adanya isu impor bawang yang sempat mencuat di publik, ia meminta agar pemerintah perketat pengawasan. Karena keberadaan bawang impor bukan hanya akan membunuh petani lokal, selain itu, lanjut dia, persoalan tersebut juga bisa merusak harga di pasaran. (***/Fajar)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...