Nasional
Pasutri Terduga Pelaku Teror, Dua Peti Jenazah di Satu Liang Lahat
Dua unit ambulans mendekat. Membawa dua jenazah dari Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar.
Laporan: ARINI NF
Kabarpolitik.com, MAKASSAR –– Ambulans itu mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Mendadak, lokasi pemakaman di Lingkungan Data, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, ramai.
Saat tiba di area pemakaman, peti jenazah kedua terduga teroris ini pun segera diturunkan dari ambulans. Lalu, warga sekitar serta kerabat keduanya membantu mengangkat menuju ke liang pemakaman.
Prosesi pemakaman berlangsung menjelang magrib. Sekitar pukul 18.01 Wita, Senin, 29 Maret. Dua peti jenazah dimasukkan di satu liang lahat.
Bagi sebagian warga, sosok yang meninggal itu masih dikenal. Yakni, Muh Lukman dan Yogi Safitri Fortuna.
Keduanya merupakan pengantin baru. Sekitar September 2020 mereka menikah. Namun, keduanya mengakhiri hidup dengan melakukan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Minggu, 28 Maret.
Tangis orang tua dan keluarga terduga pelaku yang datang ke pemakaman pun pecah saat peti jenazah Lukman dan Safitri mulai diturunkan ke liang. Tangis makin menggema saat peti perlahan-lahan ditimbun tanah.
Terduga pelaku bom bunuh diri ini dimakamkan tepat di samping makam sang ayah Lukman. Warga setempat bahkan kaget saat mengetahui terduga pelaku teror ini dimakamkan di Lingkungan Data, Kelurahan Pallantikang.
“Memang dia (Lukman) pernah tinggal di sini waktu kecil, tapi tidak lama. Karena saat ayahnya meninggal tahun 2000, dia bersama ibunya pun pindah ke Makassar sehingga tidak pernah bergaul di sini (Data,red),” jelas Ketua RW 03 Data, Muzakkar.rn(Fajar)rn


