Nasional
7 Cara Cek Tekanan Darah di Rumah Agar Hasilnya Akurat
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Hipertensi adalah penyakit yang dapat membunuh secara diam-diam karena tidak menunjukkan gejala apapun sehingga orang yang memiliki hipertensi tidak menyadari kerusakan yang terjadi pada organ-organ internal penting mereka. Hipertensi dapat mengakibatkan stroke, serangan jantung dan kerusakan organ penting internal seperti ginjal. Tidaklah mengherankan bahwa hipertensi merupakan penyebab nomor 1 kematian di seluruh dunia.
Maka dari itu, seseorang sebaiknya rutin mengecek tekanan darah di rumah. Marketing Director, Omron Healthcare Indonesia, Yoshiaki Nishiyabu menjelaskan pemeriksaan tekanan darah di rumah sangat mudah.
“Pada kenyataannya, pemeriksaan tekanan darah dapat dilakukan dengan mudah di rumah menggunakan alat pengukur tekanan darah digital modern yang tersedia saat ini,” paparnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/10).
Mengendalikan tekanan darah harus menjadi kegiatan rutin dengan menjalani diet dan gaya hidup sehat serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin di rumah. Ada sejumlah tips dari laman Blood Pressure, untuk memperoleh hasil pemeriksaan tekanan darah yang akurat di rumah. Di antaranya sebagai berikut:
1. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi meningkatnya tekanan darah seseorang dalam waktu singkat. Pastikan tidak sedang ingin ke toilet dan tidak baru saja makan berat. Jangan periksa tekanan darah 30 menit setelah minum minuman yang mengandung kafein, merokok. Serta, jangan langsung memeriksa tekanan darah setelah berolahraga atau minum alkohol.
2. Pakailah pakaian yang longgar seperti kaos lengan pendek sehingga dapat dengan mudah melipat lengan kaos.
3. Selalu gunakan lengan yang sama untuk memeriksa tekanan darah karena pemeriksaan tekanan darah di setiap lengan akan sedikit berbeda. Jika memungkinkan, gunakan lengan yang digunakan dokter atau suster untuk memeriksa tekanan darah.
4. Sebelum memeriksa tekanan darah, istirahatlah terlebih dahulu selama beberapa menit. Duduk di tempat yang jauh dari kebisingan, lebih baik duduk di depan meja di mana lengan dapat beristirahat di meja dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas dan kedua kaki menyentuh lantai.
5. Pastikan lengan ditopang dan manset di sekeliling lengan letaknya sejajar dengan jantung. Anda mungkin membutuhkan sebuah bantal untuk menopang lengan agar lengan berada di posisi ketinggian yang tepat. Lengan harus rileks, jangan tegang.
6. Lakukan pemeriksaan tekanan darah pada waktu yang sama, seperti di pagi hari dan malam hari. Idealnya lakukan selama dua minggu pertama setelah perubahan pada pengobatan dan pada periode minggu sebelum berkunjung ke dokter untuk pengecekan berikutnya atau sesuai saran dokter.
7. Lakukan pemeriksaan tekanan darah beberapa kali dan catat hasilnya. Setiap kali pemeriksaan, lakukan dua hingga tiga kali pengukuran dengan jeda satu menit pada masing-masing pengukuran dan catat juga hasil pemeriksaan tekanan darah tersebut. Jika memiliki alat pengukur tekanan darah digital dengan memori yang dapat menyimpan data pengukuran tekanan darah, data-data ini dapat dibawa serta ketika ke dokter.
(ika/JPC)
rn
source


