Nasional
Drama Donasi Akidi Tio Seret Prank Rp11.000 Triliun, Netizen: Mukidi Harusnya Dijemput Paksa
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Drama sumbangan fiktif keluarga Akidi Tio Rp2 triliun belum selesai. Kabarnya, dana tersebut tersimpan di salah satu bank di Singapura.
Warganet mengaitkan sumbangan fiktif itu dengan ucapan Presiden Jokowi yang menyebut uang warga negara Indonesia (WNI) yang disimpan di luar negeri Rp11.000 triliun.
Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu me-retweet cuitan @__4Lf4th112ad7a yang menyindir prank Rp11.000 triliun.
“Akidi hanya Prank Rp2 T, sementara Mukidi sebar Prank Rp11.000 T. Bahkan bkn cuma 11.000 T, Mukidi juga sebar Prank soal mobil SMK, buy back Indosat, tidak akan import, tidak bagi-bagi jabatan, tidak akan utang, dan seterusnya,” tulisnya.
“Mukidi harusnya juga dijemput paksa, diperlakukan sama seperti anak Akidi,” tambahnya.

Pemilik akun @elisa_jkt membagikan tangkapan layar berita setgab.go.id berjudul “Datanya Sudah Ada, presiden Jokowi: Uang Kita Yang Disimpan di Luar Negeri Rp11.000 Triliun”.
Elisa sempat mengira pernyataan Jokowi yang menyebut uang WNI Rp11.000 triliun tersimpan di luar hanya candaan warganet.
“Jiahhh, saya pikir yang 11.000 T itu becandaan netijen. Ternyata beneran pernyataan resmi Negara,” tulis Elisa.

Berita yang diposting di situs resmi Sekretariat Kabinet itu sudah dihapus.
Diketahui, pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut uang WNI Rp11.000 trilin tersimpan di luar negeri itu disampaikan dalam acara sosialisasi amnesti pajak atau “tax amnesty” di Balikpapan, Senin (5/12/2016).rn(Fajar)rn


