Nasional
Dukung Pengawasan Distribusi dan Update Stok Vaksin Nasional, Kemenkes Sediakan Aplikasi SMILE
Kabarpolitik.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala dalam rangka mengawasi rantai distribusi dan pengelolaan stok vaksin. Hal ini guna memastikan tidak terjadi penyimpangan pada ketepatan sasaran, jumlah, waktu, kualitas, dan jenis vaksin yang didistribusikan.
”Pelaksanaan audit kita rencananya akan dibantu BPKP. Pada level Provinsi/Kabupaten/Kota dibantu Kemendagri, dan juga TNI/Polri agar kita bisa memonitor secara dini pergerakan stok vaskin, penggunaan vaksin, dan sisa vaksin di masing-masing Kabupaten/Kota. Jadi kalau ada sesuatu yang perlu kita tindaklanjuti dan intervensi bisa dilakukan segera,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya, Selasa (10/8).
Dalam rangka mendukung pengawasan distribusi dan update stok vaksin nasional, Kementerian Kesehatan telah menyediakan aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE) yang merupakan platform untuk memuat data seputar distribusi vaksin dan lokasi penyimpanannya mulai dari tingkat provinsi hingga Puskesmas.
“Platform ini untuk memastikan data pusat dan daerah sama sekaligus sebagai bentuk transparansi terhadap pengelolaan vaksin Covid-19,” ucap Budi.
Budi ingin pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota bisa memanfaatkan platform tersebut dengan melakukan update secara berkala mengenai ketersediaan stok vaksin didaerahnya. Sehingga data tersebut bisa dipakai sebagai dasar bagi pemerintah untuk menetapkan alokasi vaksin ke daerah tersebut.rn(Fajar)rn


