Connect with us

Nasional

Buya Anwar Abbas Minta KH Miftcahul Akhyar Tetap Jadi Ketua Umum MUI

Published

on

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Penanggulangan Bencana MUI (Rakornas LPB – MUI) di Hotel Alia Cikini, (27/12).

Dalam rapat koordinasi nasional tersebut dihadiri oleh beberapa kalangan termasuk Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag selaku salah satu Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pada kesempatan itu Buya Anwar diminta unuk memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional LPB – MUI.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MUI tersebut menyampaikan keinginannya agar KH Miftachul Akhyar tetap memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Saya minta betul kepada teman–teman saudara NU supaya meloby siapapun yang bisa diloby agar ketua umum kita ini tetap menjadi ketua umum MUI,” tutur beliau.

Advertisement

Seperti yang diketahui, pada agenda Muktamar ke 34 NU, KH Miftachul Akhyar kembali terpilih sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam sidang pleno IV di Bandar Lampung.

Salah satu keputusan Ahlu halli wal aqdi (AHWA) meminta agar Rais Aam PBNU tidak menjadi pimpinan organisasi lainnya. Permintaan itu disanggupi oleh Kiai Mifatchul Akhyar.

“Meskipun KH Miftachul Akhyar terpilih menjadi Rais Aam tapi saya rasa beliau juga bisa mengerjakan pekerjaan–pekerjaan Majelis Ulama Indonesia,” Ujarnya.

Menurutnya, MUI sangat membutuhkan kehadiran KH. Miftachul Akhyar sebagai pemimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selain itu Buya Anwar juga menyampaikan kekagumannya pada kepemimpinan KH Miftachul Akhyar.

Advertisement

“Saya melihat keanggunan beliau dalam memimpin Majelis Ulama Indonesia. Ketawadu’an beliau, kerendahan hati beliau, itu merupakan sebuah modal memimpin organisasi,” paparnya.

Selanjutnya, Buya Anwar menyampaikan bahwa pada masa kepemimpinan KH Miftachul Akhyar yang dibenturkan dengan Pandemi Covid-19, kegiatan–kegiatan di lingkungan MUI justru lebih produktif.

Buya Anwar kemudian mengungkapkan alasannya. Sosok KH Miftachul Akhyar dalam menjalankan kepemimpinannya mampu memberikan masing – masing ketua bidang untuk melakukan kegiatan selama tetap berada di dalam koridor yang telah ditentukan.

“Untuk itu, dari lubuk hati yang paling dalam kita meminta kebesaran hati kepada Nahdlatul Ulama untuk membolehkan Rais Aam PBNU agar tetap bisa melanjutkan tugasnya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia,” pungkasnya.[Dea Oktaviana/Angga]

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...