Connect with us

Politik

Zulfikar Arse Soroti Keluhan Warga Soal Sulitnya Membuat SIM

Published

on

Kabarpolitik.com – Anggota DPR Fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, ikut menyoroti keluhan warga soal sulitnya membuat SIM. Menurutnya, Korlantas Polri harusnya menyosialisasikan lebih masif syarat-syarat membuat SIM agar warga tak kesulitan dan beralih ke calo.

“Selama jadi DPR saya belum pernah urus SIM baru, tapi zaman dulu saya urus, memang perlu ada perbaikan lebih baik. Misal untuk dapat SIM baru kan harus ujian tulis dan praktik. Ujian praktiknya sih menurut saya sudah bagus, tapi yang tulis kan harusnya masyarakat dikasih informasi dulu soal rambu-rambu lalu lintas, di UU kan ada,” kata Zulfikar saat dihubungi, Kamis (6/1).

“Kepolisian tuh sebarluaskan agar masyarakat bisa belajar dulu. Ini kan sebenarnya tesnya kan enggak belajar dulu, enggak ada bahan gitu. Tolong kepolisian perbaiki dari sisi itu dulu,” imbuh dia.

Zulfikar menyarankan, misalnya, disebarkan booklet-booklet terkait aturan lalu lintas. Jika ini dilakukan, menurutnya masyarakat punya kesempatan yang lebih setara dalam membuat SIM.

“Bahannya itu diketahui oleh masyarakat. Buat booklet-booklet. Dulu ada buku tanya jawab buat SIM, sekarang susah. Sehingga masyarakat diberi kesempatan untuk belajar, lalu ketika dites mereka punya kesempatan yang sama,” ujar dia.

Advertisement

Selain itu, Zulfikar meminta agar ujian tulis untuk mendapatkan SIM lebih canggih. Ia berharap hasil tes pun lebih transparan, agar masyarakat bisa belajar dari kesalahannya dan tak berprasangka negatif.

Kalau pengalaman saya dulu soalnya 30, misal 20 lolos, di bawah 20 engga. Itu harus seketika juga tahu, diumumkan yang lolos tidak lolos. Sehingga orang enggak salah sangka. Saya lolos karena apa, tidak lolos karena apa. Selama ini kan salah sangka enggak lolos, lolos, karena ini, ini,” terang dia.

“Kalau seperti itu kan bisa kurangi calo. Dan kalau perlu, kalau di luar negeri kan ada kursus. Tapi ya repotnya kita harus sediakan kursus kredibel dan biasanya lebih mahal. Nah kalau belum bisa begitu ya itu tadi, disebarkan lah norma-norma lalu lintas di jalan, kasih kesempatan masyarakat belajar dulu,” tandas dia.

Terbaru, masyarakat di sosial media heboh usai beredarnya informasi tarif pembuatan SIM baru yang bisa mencapai jutaan rupiah.

Dalam informasi beredar, disebutkan tarif pembuatan SIM C mencapai Rp 400 ribu, lalu pembuatan SIM A sebesar Rp 600 ribu, SIM BI Rp 1.2 juta dan SIM BII Rp 1,6 juta. Padahal tarif resmi berkisar dari Rp 30 ribu hingga Rp 120 ribu.

Advertisement

Namun, Kasubdit SIM Korlantas Polri, Kombes Pol. Djati Utomo, memastikan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar.

rn(GI/KP/fid)rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...