Connect with us

Politik

Menko Airlangga: Rangkaian Sherpa Meeting Presidensi G20 Indonesia Mengangkat Keanekaragaman Budaya dan Filosofi Bangsa Indonesia

Published

on

Kabarpolitik.com – Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan global, termasuk memperjuangkan negara-negara kecil dan berkembang.

Indonesia ingin mengajak Negara Anggota G20, Negara Undangan dan Organisasi Internasional, untuk merumuskan aksi-aksi nyata bagi pemulihan ekonomi global.

Penyelenggaraan pertemuan Sherpa pertama pada tanggal 6 – 8 Desember yang lalu di Jakarta tidak terlepas dari koordinasi yang terjalin baik antar Kementerian dan Lembaga sebagai bagian dari Panitia Nasional Presidensi G20 Indonesia.

Pertemuan pertama tingkat Sherpa G20 ini merupakan pertemuan pertama dan pembuka dari seluruh rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia yang diselenggarakan di masa pandemi.

Pertemuan Sherpa G20 pertama tersebut, dihadiri oleh 39 Negara/Organisasi Internasional (N/OI), di mana 22 N/OI di antaranya hadir secara fisik, dan 14 N/OI lainnya mengikuti secara virtual, serta 3 N/OI mengikuti secara hybrid.

Advertisement

”Tantangan global tidak akan selesai hanya dengan kehormatan dan harapan saja. Presidensi G20 harus dimaknai lebih dari sekedar ”ketua sidang” (Chair), namun juga pemimpin (leader) yang akan menentukan arah perkembangan perekonomian dunia ke depan. Untuk Pertemuan Sherpa Track dan Finance Track Desember lalu, seluruh Delegasi dan Peserta menyatakan sangat puas dan memberikan apresiasi yang tinggi, terkait dengan sistem bubble yang diterapkan oleh Indonesia,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada kesempatan sebelumnya.

Pertemuan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari tersebut selain diisi oleh kegiatan rapat juga diselingi oleh pertunjukan budaya berupa tarian tradisional Indonesia.

Persembahan cultural event tersebut selain dalam rangka menyambut delegasi G20 yang hadir juga bertujuan mengangkat keanekaragaman budaya Indonesia kepada para delegasi Sherpa G20.

Selain menghadirkan gelar tari nusantara Indonesia, panitia penyelenggara juga menyajikan iringan gamelan bali secara live yang menambah nuansa benar-benar bertema nusantara.

Dalam penyelenggaraan culture event tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggandeng Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai mitra. Selain itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga berpartisipasi sebagai mitra dalam kegiatan culinart journey.

Advertisement

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Kantor Sherpa G20 Indonesia akan melaksanakan 4 (empat) kali pertemuan tingkat Sherpa, yakni 1 (satu) pertemuan pada tahun 2021 sebagai pembuka dari Presidensi G20 Indonesia dan 3 (tiga) pertemuan pada tahun 2022 untuk mendiskusikan perkembangan agenda Presidensi G20 Indonesia dan penyusunan Leaders Declaration sebagai deliverables dari KTT Presidensi G20 Indonesia.

Rangkaian pertemuan Sherpa pada tahun 2022 akan dilanjutkan pada pertengahan Juni untuk pertemuan Sherpa ke-2, pertengahan September untuk pertemuan Sherpa ke-3 dan pertemuan Sherpa terakhir akan diselenggarakan back-to-back dengan KTT G20 di Bali.

Penyelenggaraan pertemuan Sherpa tidak hanya dilakukan di Jakarta dan Bali, namun juga direncanakan akan menjangkau daerah lainnya di Indonesia.

Presidensi G20 Indonesia sendiri dimulai pada 1 Desember 2021 dan berakhir pada 30 November 2022 di mana rangkaian pertemuan pada Presidensi G20 Indonesia terdiri dari KTT G20, pertemuan tingkat Menteri dan Gubernur Bank Sentral, pertemuan tingkat Sherpa, pertemuan tingkat Deputi, pertemuan tingkat Working Group, dan pertemuan tingkat Engagement Group.

Dalam pelaksanaannya, pertemuan Sherpa berperan penting untuk mendukung pengambilan keputusan tingkat tinggi pada pertemuan puncak KTT yang dihadiri oleh Presiden/Kepala Negara anggota G20.

Advertisement

“Semoga Indonesia juga bisa membawa basis filosofi yaitu konsultasi dan konsensus, konkretnya adalah musyawarah mufakat, dalam forum G20 tersebut,” ujar Menko Airlangga.

.rn(GI/KP/fid)rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...