Connect with us

Politik

KH Choirul Anam diberi Amanat jadi Ketua Umum DPP MDI Periode 2022-2027

Published

on

Kabarpolitik.com – Muktamar Luar Biasa Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) memberikan amanat kepada KH Choirul Anam dan DR Gunawan Hidayat sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP MDI masa bakti 2022-2027.

Sementara Bendahara Umum terpilih Singgih Januratmoko. Muktamar Luar Biasa MDI digelar di Jakarta, Sabtu-Ahad 26-27 Maret 2022.

Pleno muktamar juga menetapkan H Airlangga Hartarto dan H Muhammad Hatta sebagai Ketua dan Wakil Ketua Majelis A’la Majelis Dakwah Islamiyah, KH Hasan Nuri Hidayatullah sebagai Ketua Majelis Munadzim dan Dr Deding Ishak sebagai Ketua Majelis Pakar Majelis Dakwah Islamiyah masa bakti 2022-2027.

Muktamar MDI yang mengangkat ‘Revitalisi Peran MDI dalam Peningkatan Kualitas Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Ummat’ secara resmi dibuka oleh Sekjen DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI, H Lodewijk Freidrich Paulus.

“Majelis Dakwah Islamiyah salah satu tujuannya adalah menumbuhkan kehidupan demokrasi. Artinya apa, suka tidak suka karena Anggaran Dasar dan Rumah Tangga menyatakan begitu, MDI masuk dalam ranah politik. Ini amanah nih,” kata Lodewijk saat membuka muktamar.

Advertisement

Ia menyinggung enam tujuan MDI sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Pertama, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat Islam terhadap Allah SWT. Kedua, meningkatkan akhlakul karimah, ukhuwah basyariyah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah bisyiyasah dan amal sholeh.

Ketiga, meningkatkan pemahaman penghayatan dan pengamalan agama Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat bangsa dan Negara.

Keempat, mempertahankan mengamankan dan mengamalkan Pancasila serta mewujudkan cita-cita bangsa seperti dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Kelima, turut aktif meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya dalam tata susunan masyarakat yang adil dan makmur dalam kehidupan yang seimbang antara rohani, jasmani, duniawi dan uhrawi. Terakhir, mengembangkan kehidupan demokrasi.

Advertisement

Dalam Muktamar MDI yang dihadiri masing-masing dua perwakilan dari 34 Dewan Pimpinan Daerah MDI tersebut, Lodewijk mengungkapkan bahwa ‘bapak angkat’ Majelis Dakwah Islamiyah adalah Partai Golkar.

Apalagi, MDI bersama beberapa organisasi sayap lainnya diketahui turut membidani lahirnya Partai Golkar.

“Bapaknya Majelis Dakwah Islamiyah ini adalah Partai Golkar. Majelis Dakwah Islamiyah masuk dalam konteks organisasi masyarakat Hasta Karya,” jelasnya.

Lodewijk dalam kesempatan itu juga mengajak kader-kader Majelis Dakwah Islamiyah untuk bersama-sama menyatukan barisan.

Yakni sejalan dengan kerja-kerja Komite Penanganan Covid‑19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dipimpinan Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinador Bidang Perekonomian.

Advertisement

“Alhamdulilah, pertumbuhan ekonomi terus membaik, positif, ini tidak lepas dari tangan dingin Ketum Bapak Airlangga Hartarto. Kerja-kerja beliau sebagai Menko Perekonomian, sebagai Ketua KCP-PEN,” kata dia.

Terakhir, Sekjen Golkar berharap Muktamar Luar Biasa Majelis Dakwah Islamiyah menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan roda organisasi yang dinamis.

Setelah terpilih, Lodewijk berharap pengurus segera bergerak dengan melaksanakan konsolidasi di seluruh tingkatan.

Ketua Umum MDI KH Choirul Anam dalam pidatonya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta muktamar yang memberikan kepercayaan terhadap dirinya memimpin jalannya roda organisasi lima tahun ke depan.

Ia bersyukur, muktamar yang digelar dalam segala keterbatasannya bisa berjalan dengan sukses dan lancar.

Advertisement

Ketum menekankan bahwa kepemimpinannya ke depan akan mempertahankan beberapa kegiatan dan program yang sudah berjalan dengan baik. Berikut melakukan berbagai terobosan bagi jalannya roda organisasi yang memberikan manfaat bagi umat.

“InsyaAllah, saya akan mencurahkan tenaga, mencurahkan pikiran saya untuk Majelis Dakwah Islamiyah,” kata KH Choirul Anam.

Sebagaimana diinstruksikan Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, selepas muktamar akan segera konsolidasi internal untuk selanjutnya melaksanakan konsolidasi di berbagai daerah. Terdekat, karena sudah dekat dengan bulan Ramadhan 2022, Majelis Dakwah Islamiyah berencana akan mengadakan beberapa kegiatan.

“Mudah-mudahan akan membawa kemajuan dan mewarnai dakwah Islamiyah di Indonesia,” pungkasnya seraya menambahkan kegiatan dan program yang sejalan dengan program besar Partai Golkar.

.rn(GI/KP/fid)rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...