Connect with us

Nasional

5 Prinsip Utama Fiqih Ikhtilaf Menurut KH Sahal Mahfudz

Published

on

JAKARTA—KH Sahal Mahfudz banyak mewariskan pelajaran penting dalam sejarah panjang bangsa. Kiprah dan perjuangan yang dipersembahkan begitu besar di berbagai aspek kehidupan. Ada banyak sisi unik dari ketokohan Kiai Sahal yang menarik untuk direfleksikan.

Dari sekian kompleksitas ketokohannya itu, fiqih ikhtilaf menjadi suatu hal yang tak terpisahkan ketika membicarakan Kiai Sahal sebagai figur umat, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Lembaga Studi Kitab Kuning, Jamal Makmur Asmani, dalam acara Ngabuburit Kebudayaan yang diadakan oleh LBSPI Majelis Ulama Indonesia, secara daring akhir pekan lalu, Sabtu (15/04/2022).

“Salah satu yang saya kagumi dari Kiai Sahal adalah tentang pemikiran beliau bagaimana beliau menjaga NKRI,” ungkapnya.

Kiai Sahal ingin menempatkan keberagaman umat dalam konteks kebangsaan. Ketegangan bangsa ke depan sudah dibaca dengan baik oleh Kiai Sahal sehingga lahirlah konsep berkebangsaan yang kemudian dikenal dengan “fiqh al-ikhtilaf”.

Menurut Jamal, konsep ikhtilaf itu adalah bentuk nyata dari sikap inkulusif sejak beliau menuntut ilmu dengan rihlah dari satu pesantren ke pesantren lainnya. Kiai Sahal tidak merasa cukup dengan satu disiplin keilmuan, yang dari itu kemudian terbentuk inklusivitas berbangsa.

Advertisement

“Tapi anehnya, sebagai anak kiai, anak pemilik lembaga yang sah itu, beliau merasa tidak cukup di pesantren, tetapi beliau menambah kursus yang mungkin pada waktu itu terasa aneh,”

Sebagai orang yang banyak menulis biografi kyai Sahal, fiqih ikhtilaf yang banyak memuat poin penting sebagai pedoman bangsa dalam membina keberagaman dirumuskan oleh Jamal menjadi  beberapa hal pokok yaitu pertama  husnudzon (berbaik sangka) kepada sesama.

Kedua, menghargai pendapat orang lain selama masih ada dalil yang menunjukkan. Ketiga, menghindari pemaksaan kehendak dengan mengatakan, “pendapatku benar, tapi bisa salah dan pendapat selainku itu salah, tapi bisa jadi benar”.

Keempat, mengakui perbedaan dalam masalah furuiyyah, dikaji secara ilmiah objektif-argumentatif, menyikapi secara terbuka dan tidak membesar-besarkannya yang justru kontradiktif dengan keberagaman. Kelima, orang yang telah mengucapkan “laa ilaaha illallah” tidak bisa mudah dikafirkan karena kalimat tersebut adalah persaksian keimanan.

Rumusan pokok wacana fiqih ikhtilaf di atas, kata Jamal, adalah bentuk respons Kiai Sahal untuk meminimalkan ketegangan bangsa yang berpotensi membelah kesatuan NKRI.

Advertisement

“Fiqih ikhtilaf adalah usaha kyai Sahal untuk menjaga NKRI, yang jika kita trnaformasikan menjadi suatu paradigma yang luar biasa,” jelas Jamal. (A Fahrur Rozi, ed: Nashih)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...