Connect with us

Politik

Biro SDMA Utamakan Kolaborasi dan Profesional Kelola Jabatan Fungsional

Published

on

Kepala Biro Sumber Daya Aparatur (SDMA) Asep Ahmad Saefuloh menyatakan bahwa kolaborasi dan profesional menjadi kunci memperkuat peran jabatan fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. Sebab itu, dirinya mengusulkan untuk menyusun seperangkat peraturan agar para pegawai fungsional memperoleh landasan kerja kuat sekaligus memiliki peluang yang sangkil untuk mengoptimalkan potensi diri.

Hal tersebutkan diutarakan dirinya usai memimpin agenda ‘sharing session’ mengenai Peran Instansi Pembina Jabatan Fungsional sebagai Human Capital Business Partner di lingkungan Setjen DPR RI. Agenda tersebut digelar di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

“Ke depan, dalam rangka mempercepat ya proses pembinaan melalui regulasi sehingga para pemegang jabatan itu benar benar bisa profesional. Ya tentu kita harus mengakselerasi ini dengan pendekatan ‘Co-Pro’ ya. Jadi (Co-Pro itu adalah) collaboration-profesional artinya bagaimana tingkat profesionalitas itu dicapai dengan cara kita berkolaborasi dengan berbagai stakeholder,” jelas Asep kepada Parlementaria.

Setjen DPR melalui Biro SDMA membina sejumlah jabatan fungsional. Di antaranya Analis APBN, Analis Legislatif, Perisalah Legislatif, Asisten Perisalah Legislatif, dan Analis Pemantau Legislasi. Hingga saat ini, ucapnya, Biro SDMA mengelola lebih dari 300 pejabat fungsional.

Dirinya berharap usulan ini bisa menjadi alternatif dalam mengimplementasikan penyederhanaan birokrasi yang diamanatkan oleh pemerintah pusat. Hal ini penting demi mewujudkan birokrasi yang mudah beradaptasi dengan menjadi dinamis dan lincah.

Advertisement

“Kita harus memahami juga bahwa kita secara kelembagaan memiliki keterbatasan. Jadi, sekarang era kerjasama, era kolaborasi. Intinya, bagaimana mempercepat peningkatan keprofesionalitasan para pejabat fungsional ini dengan pendekatan kolaborasi karena tidak mungkin kita akan menyelesaikan banyak persoalan hanya dengan kita berjalan sendiri. Tentu, kolaborasi itu menjadi penting,” pungkasnya Asep.

Diketahui, dengan adanya perubahan PermenPAN RB Nomor 1 Tahun 2023 tersebut, Setjen DPR wajib untuk melakukan penyesuaian terhadap Persekjen DPR RI tentang Petunjuk Pelaksanaan, terutama terkait pengembangan profesi dan angka kredit. Dengan demikian, jabatan fungsional dinilai perlu memiliki regulasi yang seragam. Hal ini krusial agar pengelolaan jabatan fungsional di Setjen DPR memiliki kredibilitas sebagai Instansi Pembina Jabatan Fungsional.

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...